Diplomat Kemlu Ditemukan Tewas dengan Mulut Terlakban, Polisi Sebut tak Ada Tanda Kekerasan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 08 Juli 2025
Diplomat Kemlu Ditemukan Tewas dengan Mulut Terlakban, Polisi Sebut tak Ada Tanda Kekerasan

Gedung Kementerian Luar Negeri. Foto: Kemlu RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang diplomat berinisial ADP (39), ditemukan tewas dalam kondisi muka terbungkus isolasi di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos dan kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi, termasuk melakukan olah TKP.

Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi menuturkan, ADP bekerja di Kementerian Luar Negeri.

Baca juga:

Banjir Bandang Texas Tewaskan 78 dan Puluhan masih Hilang, Hujan Deras masih akan Datang

"Dari kata saksi yang di TKP itu mengatakan bahwa beliaunya itu adalah PNS Kementerian Luar Negeri," kata Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/7).

Rezha menyebutkan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus kematian korban, termasuk soal dugaan pembunuhan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata dia, belum ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kalau visum luarnya sih tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tak ada barang yang hilang," ujarnya.

Baca juga:

2 Mayat Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Terseret Hingga 20 Mil, Total Meninggal Jadi 10

Rezha mengatakan, saat ini jasad korban telah dibawa ke RSCM.

Terkait proses autopsi, lanjutnya, masih menunggu kedatangan pihak keluarga.

"Rencana sih masih berkoordinasi pihak keluarga untuk dilakukan autopsi," tutur dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia Kemlu, Judha Nugraha menambahkan, ADP adalah diplomat fungsional muda yang selama ini menangani isu-isu terkait WNI di luar negeri.

Baca juga:

Kronologi 2 Mahasiswa KKN UGM Meninggal Akibat Perahu Terbalik di Maluku

“Dapat kami sampaikan benar bahwa saudara Arya Daru Pangayunan adalah seorang diplomat fungsional muda dari Kementerian Luar Negeri. Selama ini beliau bertugas dalam menangani isu-isu WNI,” kata Judha.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Kemenlu pun menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Arya dan menyerahkan penyelidikan kasusnya ke kepolisian.

“Dalam hal ini Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga,” kata Judha.

Kementerian Luar Negeri saat ini sudah menyerahkan kasusnya kepada pihak yang berwenang. (knu)

“Kami akan mengikuti proses yang dilakukan oleh pihak polisi,” sambung dia.

#Kementerian Luar Negeri #Tewas #Kasus Pembunuhan #Diplomat Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Minta Kemlu Bergerak Cepat Tangani Kasus Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
Komisi I DPR mendesak Kemlu RI untuk menangani penculikan 4 WNI di Gabon, Afrika Tengah. Pemerintah tak boleh menunggu terlalu lama.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Komisi I DPR Minta Kemlu Bergerak Cepat Tangani Kasus Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
Indonesia
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Polisi membuka peluang kembalinya dibuka kasus kematian Arya Daru, jika ada bukti baru. Sebelumnya, penyelidikan kasus ini telah dihentikan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Indonesia
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Kasus kematian diplomat Arya Daru resmi dihentikan. Polda Metro Jaya menyebutkan, bahwa tidak ditemukan bukti pidana.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Indonesia
Utang Motor Berujung Maut, Dua 'Mata Elang' Tewas Dikeroyok di Dekat Makam Pahlawan
Pasca-insiden maut ini, terjadi ketegangan di lokasi kejadian
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Desember 2025
Utang Motor Berujung Maut, Dua 'Mata Elang' Tewas Dikeroyok di Dekat Makam Pahlawan
Indonesia
22 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Terra Drone, Polisi Periksa Manajemen dan Izin Gedung
Sebanyak 22 orang tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone. Polisi pun memeriksa manajemen hingga menelusuri izin gedung.
Soffi Amira - Rabu, 10 Desember 2025
22 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Terra Drone, Polisi Periksa Manajemen dan Izin Gedung
Indonesia
95 WNI Selamat dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Lapor KJRI
Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong memperkirakan jumlah WNI di komplek apartemen 140 orang.
Frengky Aruan - Senin, 01 Desember 2025
95 WNI Selamat dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Lapor KJRI
Indonesia
Bertambah, WNI Jadi Korban Tewas Kebakaran Apartemen di Hong Kong Berjumlah 9 Orang
"Sementara yang korban luka-luka bertambah satu orang sehingga menjadi tiga orang," kata Kemlu RI dalam sebuah pernyataan.
Frengky Aruan - Minggu, 30 November 2025
Bertambah, WNI Jadi Korban Tewas Kebakaran Apartemen di Hong Kong Berjumlah 9 Orang
Indonesia
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, menagih janji Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk memasang CCTV atau kamera pengawas di setiap RT.
Soffi Amira - Jumat, 28 November 2025
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Indonesia
Polda Metro Jaya Bikin Janji Manis Tak Akan Hentikan Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru
Pengambilan sidik jari lebih mudah dilakukan pada permukaan padat dan tidak berpori
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Polda Metro Jaya Bikin Janji Manis Tak Akan Hentikan Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru
Indonesia
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Nicolas menekankan bahwa kondisi psikologis Arum harus diperhatikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Bagikan