Dinkes DKI Menabur Larvasida Kurangi Dampak DBD

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 22 April 2024
Dinkes DKI Menabur Larvasida Kurangi Dampak DBD

kenaikan kasus dengue masih akan berlanjut hingga musim pancaroba. (Foto: Pexels-Icon-Com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan hingga 16 April 2024 total kasus DBD sebanyak 3.875 dengan rincian Januari sebanyak 310 kasus, Februari (767), Maret (2.163) dan April sebanyak 635 kasus. Denga jumlah meninggal enam orang. Alamat tempat meninggal di Kecamatan Duren Sawit, Kebayoran Lama, Tanah Abang, Tebet dan Johar Baru.

Dinkes bakal menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk untuk mencegah merebaknya demam berdarah dengue (DBD) yang telah mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

Baca juga:

Kasus DBD Solo Meluas, 4 Orang Jadi Korban Meninggal Dunia

"Upaya pencegahan DBD seperti melakukan identifikasi tempat-tempat penampungan air (container) yang ada di area pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, Senin (22/4).

Ia memaparkan, pihaknua membuat daftar tempat-tempat penampungan air yang sudah diidentifikasi, melakukan 3M Plus minimal satu minggu sekali, yakni menguras, menutup dan mendaur ulang.

Pertama, menguras yang dimaksud, yakni menyikat seluruh area dinding penampungan air bagian dalam, dapat juga menggunakan cairan pembersih, kemudian membilas kembali dengan air sampai bersih.

Kedua, menutup, yakni menyiapkan tutup untuk tempat-tempat yang digunakan untuk menampung air yang tidak habis dalam satu hari pakai.

"Kemudian mendaur ulang, yakni menggunakan kembali barang-barang yang tidak terpakai atau sudah terpakai menjadi barang berguna lainnya sehingga tidak menjadi tempat perindukan nyamuk," ujar Ani.

Ia mengatakan, kegiatan lainnya yang bertujuan mengurangi populasi nyamuk atau menghindari gigitan nyamuk seperti menutup lubang-lubang atau cerukan pada celah pohon, mengganti air di vas bunga, tempat minum burung dan sejenisnya minimal seminggu sekali.

Lalu menabur larvasida atau memelihara ikan pemakan jentik pada tempat yang sulit dikuras, menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk.

"Selanjutnya menghindari menanam tanaman hias yang dapat menampung air seperti bromelia atau nanas-nanasan, mengupayakan ventilasi dan pencahayaan yang cukup dalam ruangan," katanya.

Selain itu, kata ia, menghindari kebiasaan menggantung pakaian dan memakai krim anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk.

Baca juga:

Trombosit Turun saat DBD, Atasi dengan Cara Ini

#Nyamuk #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Lifestyle
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Bagikan