Dinilai Mengejutkan, IPR Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Fokus pada Ekonomi dan Politik Hukum

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 09 September 2025
Dinilai Mengejutkan, IPR Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Fokus pada Ekonomi dan Politik Hukum

Presiden RI, Prabowo Subianto. Foto: MerahPutih.com/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan menilai, reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Senin (9/9) cukup mengejutkan.

Sebab, hal itu dilakukan mendadak tanpa isu yang beredar luas sebelumnya. Meski begitu, Iwan menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.

“Reshuffle kabinet hari ini cukup mengagetkan, karena tiba-tiba saja dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun demikian, itu merupakan hak prerogatif Presiden,” kata Iwan dalam keterangannya, Selasa (9/8).

Menurut Iwan, beberapa menteri yang diganti memang sudah lama mendapat desakan publik, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca juga:

Budi Gunawan Kena Reshuffle, Ketua DPP PDIP: Hak Prerogatif Presiden Harus Dihormati

Ia menyebut kinerja Sri Mulyani dinilai buruk, khususnya karena penerimaan pajak negara gagal mencapai target, kurangnya kreativitas dalam memaksimalkan pendapatan negara, hingga perannya dalam memicu demonstrasi ricuh di DPR beberapa waktu lalu.

“Selain itu, kabarnya Sri Mulyani sudah tiga kali meminta mundur kepada Presiden Prabowo,” ujarnya.

Selain Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie juga dianggap layak diganti. Iwan menyebut Budi kerap disebut dalam kasus judi online saat menjabat Menteri Komunikasi dan Digital.

Integritasnya pun dipertanyakan publik, terlebih ia diberi tanggung jawab mengelola Koperasi Merah Putih yang akan mengelola ratusan triliun dana negara.

Baca juga:

Ungkap Sikap Politiknya Usai Kena Reshuffle, Budi Arie: Dukung Langkah yang Diambil Presiden untuk Kepentingan Rakyat dan Bangsa Indonesia

“Budi Arie bisa menjadi sumber masalah jika tetap dipertahankan. Publik mempertanyakan integritasnya,” tegas Iwan.

Nama lain yang juga menuai sorotan adalah Menteri Abdul Kadir Karding yang dinilai kerap membuat blunder, mulai dari pernyataan kontroversial terkait tagar #kaburajadulu hingga tertangkap kamera bermain domino dengan eks tersangka pembalakan liar.

Sementara itu, pergantian Menpora Dito Ariotedjo disebut cukup mengejutkan karena tidak ada riak politik yang signifikan sebelumnya. Iwan menduga keputusan itu berkaitan dengan pertimbangan internal Presiden maupun partai koalisi.

Adapun, posisi Menkopolhukam Budi Gunawan juga diganti setelah dinilai tidak tampil saat demonstrasi besar di DPR. Saat itu, justru Menhan Syafrie Syamsudin yang muncul mengendalikan situasi.

Baca juga:

Eks Menpora Dito Bicara tentang Haornas 2025 Usai Kena Reshuffle, Bahas Transformasi Olahraga Indonesia

Secara garis besar, Iwan menilai perombakan kabinet kali ini menunjukkan fokus Prabowo terhadap persoalan ekonomi, khususnya pendapatan negara, serta isu politik, hukum, dan keamanan pasca demo besar di DPR.

“Yang menarik, dari reshuffle ini juga tergambar bahwa menteri-menteri yang terafiliasi dengan mantan Presiden Joko Widodo digusur sedikit demi sedikit. Publik mulai bisa membaca arah dan pemetaan politik Prabowo ke depan seperti apa,” ungkap Iwan.

Iwan berharap para menteri baru yang dipilih dapat bekerja lebih profesional, berprestasi, serta menjaga etika, integritas, dan komunikasi publik yang baik. (Pon)

#Reshuffle Kabinet #Prabowo Subianto #Menteri #Kabinet Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
El Nino kuat memicu kebakaran hutan seluas 107.000 hektar. Presiden Prabowo instruksikan penanganan karhutla maksimal dengan koordinasi lintas lembaga, armada udara, dan opsi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Surat tersebut sudah dikirim ke DPR.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Indonesia
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Evaluasi buku pelajaran memang diperlukan agar materi yang digunakan siswa tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembelajaran.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Indonesia
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Bagikan