Dinding Penahan Tanah Longsor, Satu Rumah Rusak Parah
Ilustrasi. (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)
MerahPutih.com - Sebuah talud mengalami longsor dan menimpa sebuah rumah milik Yanuji di Dukuh Banjarsari, Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Selasa, satu orang mengalami luka-luka.
Menurut Kepala Dusun Barat Sukirno, hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Merapi bagian timur atau Musuk Boyolali, sejak Selasa pagi hingga sore menyebabkan talud pekarangan rumah warga longsor menimpa rumah di bawahnya yaitu milik Yanuji.
"Satu korban mengalami luka-luka, yakni Yanuji, warga Dukuh Banjarsari, Desa Sruni, Kecamatan Musuk. Korban langsung dibawa ke rumah sakit di Boyolali," kata Sukirno seperti dikutip antaranews.com, Selasa (25/12).
Sukirno mengatakan peristiwa tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika hujan deras turun di wilayah itu. Talud pekarangan milik tetangganya, tiba-tiba longsor dan menimpa dinding rumah milik Yanuji yang ada di bawahnya.
"Dinding tembok itu, milik korban roboh. Material talud menerjang masuk ke rumah korban," kata Sukirno.
Menurut dia, saat kejadian tersebut korban Yanuji sedang menonton televisi di ruang tengah. Korban sempat menghindar, tetapi material longsoran talud menerjang dinding rumah hingga jebol dan mengenai korban.
"Korban mengalami luka-luka, dan anggota keluarga lainnya selamat dari material longsoran," kata Sukirno.
Akibat kejadian tersebut, kata dia, sejumlah warga langsung berdatangan membantu korban untuk mengevakuasi dari material longsoran.
"Warga segera menolong korban yang tubuhnya ketimpa longsor. Korban yang berhasil dievakuasi kemudian dilarikan ke RSUD Pandan Arang, Boyolali untuk mendapatkan perawatan medis," kata Sukirno.
Bagikan
Berita Terkait
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem
3 Warga Cilincing Tewas Tersengat Listrik saat Banjir, DPRD DKI Soroti Anggaran Rp 2,8 Triliun
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Cuaca Ekstrem Landa Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Normal
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
Update Banjir Jakarta Hari ini 12 Januari 2026: Banjir Meluas di 28 RT dan 46 Ruas Jalan