MANUSIA hanya bisa mengharap walau terkadang tak sesuai dengan ekspetasi. Dari kalimat itu, penyanyi Dillan Zamaita terinspirasi menjadikannya sebuah lagu berjudul Roselina. Lagu ini mewakili ekspetasi yang tidak terwujud dan kepercayaan yang tak diidahkan.
“Lagu ini bercerita sudut pandang seorang yang terkena manipulasi dan ditinggal untuk menangani rasa kecewanya sendiri,” ungkap Dillan tentang lagu barunya dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Selasa (19/9).
Baca juga:
Syahravi Cerita Bagaimana Hubungan Ideal di Lagu 'Love Me, Honestly'
Lihat postingan ini di Instagram
Dalam riilsan kali ini, Dillan menjelajahi genre Alternative Rock yang jarang ia sentuh. Lama berkutat sekitar British Pop, ia menantang dirinya untuk menciptakan lagu dengan suara gitar yang mentah dan vokal yang penuh dengan saturasi. Demi mewujudkan efek yang dicari, ia mencoba teknik perekaman vokal yang unik, yaitu dengan memberikan backsound ambience penonton konser.
Dalam perjalanan eksperimental ini, Dillan tidak menjalaninya sendirian. Ia menggandeng Rama Harto sebagai produser dan pengarah vokal dalam rilisan ini. Rama sudah banyak bekerja dengan musisi-musisi lokal ternama seperti .Feast dan Iga Massardi. Ini menjadi pengalaman pertama bagi Dillan untuk membuat musik dengan tim yang mendampingi secara intensif, mulai dari pemilihan produser hingga detil-detil dalam mixing dan mastering.
“Gue sempet saran ke Dillan agar Roselina dijadikan trek pertama pada album perdananya nanti. Gue rasa, nada awalnya sangat cocok untuk membuka sesuatu yang besar,” harap CEO Sedjuk Media Network Igo Kautsar.
Lebih lanjut, lagu Roselina didapuk sebagai materi awal perjalanan menuju proyek album pertama Dillan Zamaita yang rencananya akan rilis pada awal 2024 mendatang.
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
Sebelumnya, Dillan sempat melepas lagu Sunshine & Cigarette yang bercerita tentang keresahannya kepada gaya hidup orang-orang di sekitarnya yang dianggap sudah lepas kendali, sehingga berpengaruh buruk pada rutinitas dan produktivitas dalam menjalani kesehariannya.
“Lagu ini tuh tentang orang – orang yang hidupnya bisa dibilang ga sehat banget lah, yang cuman mabuk, ngerokok, nongkrong pulang pagi dan begitu aja tiap hari” jelas Dillan.
Dia pun menambahkan kalau hal tersebut awalnya hanya keresahan yang disimpan dalam hati, namun menurutnya bisa lebih asyik kalau keresahan tersebut dapat diungkapkan lewat lagu Sunshine & Cigarette. (far)
Baca juga:
Tujuh Tahun Perjalanan, The Rang-Rangs Lepas Debut Album '9 Jahitan'