Dilarang Demo Istana, Mahasiswa Sebut Jokowi Fasis

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 28 Oktober 2019
Dilarang Demo  Istana, Mahasiswa Sebut Jokowi Fasis

Demo Mahasiswa saat hari Sumpah Pemuda (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Teriakan Jokowi fasis menggema dalam aksi elemen mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Gambir. Mereka menuduh, sang Presiden sebagai sosok yang anti terhadap kritis.

Massa berjumlah sekitar 200an orang. Mereka membawah spanduk yang berisi kata-kata menyudutkan pemerintahan Jokowi dan Ma'ruf Amin, sambil berteriak, "Jokowi Fasis. Jokowi Anti Demokrasi."

Aliansi Mahasisa dan Pemuda Bergerak mengatakan pemerintahan Jokowi bersama Ma'ruf Amin menggambarkan bagaimana semakin kuatnya oligarki kekuasaan di Indonesia saat ini.

Baca Juga:

Takut Kantor Jokowi Dikepung Mahasiswa, Polisi Terpaksa Lakukan Ini

demo mahasiswa
Demo Mahasiswa saat hari Sumpah Pemuda (MP/Kanu)

"Pemerintahan Jokowi meninggalkan banyak persoalan yang tak bisa diselesaikan. Apalagi beberapa cara ia lakukan dengan tak demokratis," kata orator di atas mobil komando, Jakarta, Senin (28/10).

Orator pun menyoroti sejumlah kebijakan yang berdampak buruk bagi perekonomian masyarakat, misalnya kenaikan iuras BPJS, revisi UU Ketenagakerjaan hingga kenaikan biaya listrik. Isu kehadiran aparat militer dan operasi keamanan yang dituding melakukan perampasan terhadap hak rakyat juga menjadi sorotan pendemo.

"Belum lagi politik pecah belah melalui paramiliter di Papua yang membuat rakyat makin terindimidasi. Jelas sekali Jokowi bertanggungjawab penuh atas kekerasan dan politik rasis di Papua," teriak dia dalam orasinya.

Baca Juga:

Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Mahasiswa Kepung Istana Tuntut Janji Jokowi

Penutupan jalan depan Istana Merdeka Jakarta, beberapa waktu lalu.(ANTARA/Laily Rahmawaty)
Penutupan jalan depan Istana Merdeka Jakarta, beberapa waktu lalu.(ANTARA/Laily Rahmawaty)

Lebih jauh, massa pendemo juga mengkritik kebijakan pemerintah yang menutup ruas jalan menuju kawasam Istana. Pasalmya hal itu mengekang hak rakyat. "Kami dilarang menyalurkan aspirasi depan Istana dengan adanya penutupan jalanan. Ini sungguh suatu bentuk pelarangan aksi yang demokratis," teriak dia. (Knu)

#Demo Mahasiswa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Berita Foto
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Dukuh Atas Jakarta
Suasana aksi unjuk rasa Mahasiswa Unversitas Indonesia (UI) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Dukuh Atas Jakarta
Berita Foto
Ratusan Polwan Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Polisi wanita berjaga dan menutup akses menuju Bundaran HI saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa UI di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Ratusan Polwan Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Indonesia
Mahasiswa Demo di Dekat Bundaran HI Jakarta Bubar, 21 Orang Diamankan Polisi
21 Orang yang kedapatan membawa barang-barang berbahaya di tengah pengerahan ribuan personel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Mahasiswa Demo di Dekat Bundaran HI Jakarta Bubar, 21 Orang Diamankan Polisi
Indonesia
Hari Ini ASN DKI WFH dan Sekolah PJJ Imbas Demo BEM UI? Pramono Ikut Arahan Pusat
ASN DKI Jakarta WFH dan sekolah PJJ pada hari ini Selasa (18/8) arahan pemerintah pusat.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Hari Ini ASN DKI WFH dan Sekolah PJJ Imbas Demo BEM UI? Pramono Ikut Arahan Pusat
Indonesia
BEM UI Gelar Demo Siang Ini, Tuntut Berantas KKN hingga Tetapkan Gempa Flores sebagai Bencana Nasional
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berencana menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
BEM UI Gelar Demo Siang Ini, Tuntut Berantas KKN hingga Tetapkan Gempa Flores sebagai Bencana Nasional
Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Mahasiswa Trisakti gelar aksi di DPR dengan tiga tuntutan utama: stabilitas ekonomi, evaluasi kompetensi pejabat Kabinet Prabowo, dan pengembalian supremasi sipil.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Indonesia
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Gerakan perubahan besar seperti yang terjadi pada 1998 membutuhkan kombinasi krisis ekonomi dan krisis politik yang berlangsung secara bersamaan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Bagikan