Dihantam Cuaca Buruk, Kunjungan Wisatawan di Kepulauan Seribu Turun
Pemandangan jernihnya air laut di Pulau Macan, Kepulauan Seribu (Foto: Instagram/thisisindonesian)
Merahputih.com - Jumlah kunjungan wisatawan di Kepulauan Seribu menurun menjelang pergantian tahun akibat cuaca buruk.
Hal tersebut diakui Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Mickey Musleh di Jakarta, Senin (31/12).
"Ya begitu lah (sepi wisatawan di Kepulauan Seribu). Banyak wisatawan yang membatalkan penginapan juga," ujar Mickey.
Ia membenarkan terjadi penurunan jumlah wisatawan dengan penyebab mulai cuaca buruk hingga takut dengan tsunami akibat peningkatan aktifitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda sehingga khawatir akan berdampak ke wilayah tersebut.
"Memang sepi, dikarenakan cuaca yang kurang kondusif dan lagi ada bencana tsunami Selat Sunda akibat aktifitas anak gunung Krakatau," ujar Mickey dikutip Antara.
Dampak dari penurunan jumlah wisatawan yang berimbas terhadap pembatalan pesanan penginapan sehingga sejumlah pengusaha penginapan di Kepulauan Seribu mengalami kerugian.
Di sisi lain, Mickey menyetujui dan tidak mempermasalahkan alasan para wisatawan mengambil sikap menunda berwisata ke Kepulauan Seribu demi alasan keselamatan diri.
"Para wisatawan bisa mengambil sikap untuk tak berwisata ke Kepulauan Seribu dulu, demi keamanan dan kenyamanan bersama agar tidak memaksakan wisata ke Kepulauan Seribu," ucapnya. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Kapal Cepat Kepulauan Seribu Dilarang Berlayar, Dishub Jamin Uang Tiket Dikembalikan
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
Jelang Libur Panjang Dishub Jakarta Kembali Buka Pelayaran ke Kepulauan Seribu
Dishub Kandangkan 4 Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Akibat Cuaca Buruk
Ombak Lagi Galak, Dishub DKI Kandangkan 4 Kapal Cepat Menuju Kepulauan Seribu
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan untuk Stabilkan Harga di Kepulauan Seribu
Banjir Rob di Kepulauan Seribu, Ratusan Petugas dan 50 Pompa Dikerahkan untuk Mitigasi
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pulau Untung Jawa, Polisi Lakukan Penyelidikan
Banjir Rob Meluas di Jakarta, 16 RT dan 3 Jalan Tergenang Akibat Pasang Maksimum