Digugat Gus Sholah, Said Aqil: Saya Tidak Berani Mengkritik Beliau

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 06 Oktober 2015
Digugat Gus Sholah, Said Aqil: Saya Tidak Berani Mengkritik Beliau

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (kiri). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Said Aqil Siradj terpilih kembali menjadi ketua PBNU periode 2015-2020 pada Mukhtamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, 6 Agustus lalu. Namun belakangan, keterpilihan Said Aqil Siradj digugat oleh kader NU sendiri Salahuddin Wahid atau biasa disapa Gus Sholah.

Adik Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut menilai, keterpilihan Said Aqil tidah sah. Namun, gugatan tersebut hanya dijawab enteng oleh Said Aqil.

"Ya silakan saja (menggugat), ngalir saja. Kita jawab dengan kegiatan," kata Said Aqil, di kantor PBNU, Matraman, Jakarta, Selasa (6/10).

Said Aqil mengaku, sangat menghormati Gus Sholah. Bahkan, ia mengaku tidak berani mengkritik Gus Sholah.

"Saya harapkan cair, saya hormat kepada beliau karena cucunya KH Hasyim Asyari. Saya tidak pernah mengkritik beliau," kata Said Aqil.

Said Aqil mengaku belum sempat berkomunikasi dengan Gus Sholah. Karena itu, ia tidak melibatkan Gus Sholah dalam unsur kepanitiaan peringatan Resolusi Jihad KH Hasyim Asyari pada 22 Oktober 2015 atau Hari Santri.

"Beliau belum saya libatkan (dalam kepanitian Hari Santri)," kata Gus Sholah.

 

Baca Juga:

  1. Said Aqil: Kita Akan Tetap Peringati Hari Santri
  2. KH Said Aqil Siradj Terpilih Lagi Jadi Ketua Umum PBNU
  3. KH. Said Aqil Ajak Media Massa Sukseskan Muktamar NU
  4. Jokowi Sambut Usulan Hari Santri dari Ketua PBNU
  5. Dapat Dukungan Ulama, Gus Sholah Siap Nyalon Ketum PBNU
#Hari Santri Nasional #Ketua Umum PBNU #PBNU #Salahuddin Wahid #Gus Sholah #KH. Said Agil Siradj
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Pesan Idul Adha Ketum PBNU: Spirit Kurban Berjuang Demi Masa Depan Peradaban
Idul Adha sendiri memiliki makna mendalam, memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebelum Allah menggantinya dengan seekor domba.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Pesan Idul Adha Ketum PBNU: Spirit Kurban Berjuang Demi Masa Depan Peradaban
Indonesia
Muktamar ke-35 NU Digelar 1 - 5 Agustus 2026, Tempat Masih Belum Ditetapkan
Hingga saat ini, persiapan menuju Muktamar ke-35 NU masih terus dimatangkan. PBNU juga sedang memverifikasi daftar peserta yang memiliki hak suara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Muktamar ke-35 NU Digelar 1 - 5 Agustus 2026, Tempat Masih Belum Ditetapkan
Indonesia
PBNU Mulai Verifikasi Administrasi Kepengurusan Jelang Muktamar, Diketuai Muhammad Nuh
Dalam menuju Muktamar NU, panitia kecil saat ini sudah dibentuk dan sedang merampungkan berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan kegiatan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
PBNU Mulai Verifikasi Administrasi Kepengurusan Jelang Muktamar, Diketuai Muhammad Nuh
Indonesia
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
PBNU mendorong Indonesia untuk terus memposisikan diri sebagai sahabat bagi semua negara yang terlibat demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
Indonesia
Prabowo Ingin Buka Ruang Dialog Redakan Konflik di Timur Tengah
PBNU menilai Indonesia memiliki posisi yang cukup strategis untuk membuka ruang komunikasi di antara pihak-pihak yang terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
 Prabowo Ingin Buka Ruang Dialog Redakan Konflik di Timur Tengah
Indonesia
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
“Ini bisa menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme," ujar Gus Yahya
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Pemerintah menekankan bahwa keberagaman dalam memulai ibadah puasa merupakan hal lumrah yang sudah sering terjadi di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Indonesia
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Gus Yahya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang bekerja di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Indonesia
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
PBNU nyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo membawa Indonesia bergabung dalam Board of Peace, upaya diplomasi strategis untuk membela Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
Bagikan