Digitalisasi Pendidikan dan Kaitannya dengan Pemanfaatan Video Pendek
Kolaborasi ini diharapkan akan memperkaya konten video pendek yang informatif dan edukatif di SnackVideo. (Foto: Unsplash/Ed Us)
SEBAGAI platform video pendek, SnackVideo terus mendorong terciptanya kolaborasi dengan individu, komunitas, hingga perusahaan. Oleh karena itu, SnackVideo bersama SMA 1 PSKD Jakarta menggelar seminar tentang digitalisasi pendidikan dan perkembangan video pendek di Indonesia beberapa waktu lalu di kantor SnackVideo, Jakarta Pusat.
SMA 1 PSKD Jakarta merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan digitalisasi pendidikan dalam proses belajar mengajar. Sekolah ini telah menjalankan beberapa program digital diantaranya adalah program Online Media dan Broadcasting (OMB) yang diterapkan sejak 2018.
Program ini bertujuan membantu para siswa mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka di bidang konten dan media daring.
Baca juga:
SnackVideo x PRIMA DMI Dorong Pengguna untuk Berbuat Kebaikan
Dalam penerapan program tersebut, SMA 1 PSKD membiasakan para siswanya untuk membuat laporan tugas dalam bentuk video pendek dan live streaming dengan memanfaatkan platform SnackVideo.
“Kolaborasi ini diharapkan akan memperkaya konten video pendek yang informatif dan edukatif di SnackVideo," kata Head of Marketing SnackVideo Indonesia Dina Bhirawa, dalam siaran resminya.
Video pendek berisi materi pelajaran yang dibuat secara kreatif, tidak hanya membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan bagi para siswa, tetapi juga menarik bagi masyarakat umum karena dapat menambah pengetahuan.
Dina menambahkan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan sudah tak terhindarkan. Pihak sekolah harus jeli melihat dan memilih bentuk digitalisasi pendidikan yang paling sesuai untuk para siswa di sekolahnya.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Ipsos dan SnackVideo bertajuk Indonesia Short Video White Paper 2023, video pendek menjadi platform baru bagi masyarakat untuk mencari informasi dan mengonsumsi konten dengan tingkat penetrasi sebesar 70 persen.
Tak hanya jumlah penontonnya yang bertambah, durasi menonton video pendek juga ikut bertambah, rata-rata mencapai 2,1 jam per hari.
Sebanyak 56 persen responden menonton video pendek untuk mengisi waktu luang, 54 persen untuk hiburan dan relaksasi, sedangkan 41 persen untuk menambah pengetahuan dan keterampilan.
Hasil itu menandakan bahwa konten yang bersifat informatif dan edukatif sangat diminati oleh masyarakat.
Baca juga:
SnackVideo mengapresiasi langkah SMA 1 PSKD Jakarta yang membantu mengembangkan minat dan bakat siswanya dengan mengintegrasikan program pembinaan esport dan program Online Media Broadcasting dalam pendidikan.
“Bagi kami, esports saat ini tidak lagi hanya tentang bermain game, tetapi juga mengajarkan berbagai hal yang perlu dikuasai oleh siswa agar ia dapat berkembang dan secara tidak langsung membantu meningkatkan prestasi akademik,” kata Kepala Sekolah SMA 1 PSKD Jakarta Yohannes Siagian.
Seminar ini juga menghadirkan kreator konten SnackVideo Aprina Tirza (Apiww) untuk berbagi pengetahuan.
“Kalau kamu seorang pemula, kuncinya adalah dengan aktif live streaming sehingga kamu akan terus direkomendasikan di pencarian. Pilih topik-topik yang menarik dan tidak membosankan untuk materi live streaming. Selain itu, kamu juga harus interaktif agar orang-orang betah menonton live streaming-mu,” kata Apiww.
Kolaborasi SnackVideo dengan institusi pendidikan, seperti yang dilakukan bersama SMA 1 PSKD Jakarta, akan terus terbuka dan berlanjut kedepannya. (and)
Baca Juga:
Rayakan Ramadan, SnackVideo Ajak Berbagi Kebaikan lewat Konten Positif
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak
Prabowo Canangkan Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Antikorupsi
Prabowo Dorong Perbanyak SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026