Dicatut Dalam Teror Diskusi di UGM, Muhammadiyah Klaten Lapor Polisi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 31 Mei 2020
 Dicatut  Dalam Teror Diskusi di UGM, Muhammadiyah Klaten Lapor Polisi

Kuasa hukum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, Jawa Tengah melaporkan kasus pencemaran nama baik di Polres Klaten, Sabtu (30/5). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, Jawa Tengah melaporkan kasus pencatutan nama organisasi dalam aksi teror pada panitia diskusi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) ke Polres Klaten, Sabtu (30/5). Pencatutan nama organisasi PDM Klaten dianggap sebagai upaya mengadu domba.

Kuasa hukum PDM Muhammadiyah Klaten, Wiyono, mengungkapkan dalam kasus ini PDM Klaten merasa dirugikan baik materiil dan imateril. PDM Klaten Klaten tidak pernah terlibat apapun dalam kasus aksi teror pada diskusi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Yogyakarta.

Baca Juga:

Polisi Belum Terima Laporan Ancaman Terhadap Panitia dan Pembicara Diskusi UGM

"Kami sebagai ormas yang berdasarkan asas Islam yang otomatis akan mempengaruhi kepercayaan percaya masyarakat," ujar Wiyono, Minggu (31/5).

Logo Muhammadiyah
Logo Muhammadiyah (Foto: Twitter @muhammadiyah)

Ia membeberkan pelaporan pencemaran nama baik Muhammadiyah Klaten bermula adanya orang mengakun anggota PDM Klaten melakukan pengancaman pada panitia diskusi yang digelar mahasiswa UGM, Yogyakarta. PDM Klaten tidak menerimanya dan melaoporlannya ke Polres Klaten.

"Kami berharap Polres Klaten mengusut tuntas kasus itu. Termasuk terkait motif dibalik oknum pelaku pencatutan organisasi Muhammadiyah Klaten," kata dia.

Ia menambahkan pencatutan ini mengusik nama baik Muhammadiyah Klaten. Bahkan dari PP Muhammadiyah juga geram dengan kasus ini. Dengan ditangkapnya pelaku nama baik Muhammadiyah nanti tetap terjaga baik di masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah R Hasibuan, membenarkan adanya laporan dari PDM Klaten lewat kuasa hukum terkait pencemaran kasus nama baik dalam diskusi di UGM Yogyakarta. Setelah ini akan memintai keterangan sejumlah pihak.

"Kita akan cek dulu nomer ponsel yang diadukan pihak pelapor apakah benar dari daerah Klaten atau bukan," katanya.

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Constitutional Law Society (CLS) FH UGM mengadakan diakusi di kampus FH UGM. Karena mendapatkan berbagai tekanan tersebut, maka diskusi yang sedianya dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2020 pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB batal terselenggara.

Baca Juga:

Para Mahasiswa di Kabupaten Sleman Wajib Jalani Rapid Test Sebelum Masuk Kuliah

Diskusi dengan tema "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan'. Pembatalan itu karena dari pembicara hingga moderator mendapat ancaman dari orang tak dikenal.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Soal 'New Normal', Muhammadiyah: Jangan Sampai Mall Dibuka Tapi Masjid Ditutup!

#Muhammadiyah #Aksi Teror #Diskusi #Pencemaran Nama Baik
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Berita Foto
Diskusi Inspiratif Kupas Jejak Pemikiran dan Perjalanan Karya Buya Hamka
Abdul Hadi Hamka bersama Helvy Tiana Rosa dan Erick Yusuf berbicang usai diskusi inspiratif di Kampus A UNJ, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 21 Mei 2026
Diskusi Inspiratif Kupas Jejak Pemikiran dan Perjalanan Karya Buya Hamka
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Pramono berharap sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan Muhammadiyah terus diperkuat menjadi kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Indonesia
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Muhammadiyah sendiri melangsungkan perayaan Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3) ini.
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Berita Foto
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Ribuan umat Muslim menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H secara berjamaah di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (20/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Maret 2026
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Indonesia
Penyidik Polda Metro Jaya Tak Menyerah, Saksi Baru Disiapkan Usai Pandji Pragiwaksono Tolak Jawab Pertanyaan Krusial
Saat ini, kasus tersebut masih berstatus penyelidikan di bawah kendali Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Penyidik Polda Metro Jaya Tak Menyerah, Saksi Baru Disiapkan Usai Pandji Pragiwaksono Tolak Jawab Pertanyaan Krusial
Indonesia
Berdamai dengan Zendhy Kusuma, Nabilah O'Brien Akui Sudah Bukan Tersangka Lagi
Nabilah O'Brien kini sudah bukan tersangka lagi atas perseteruannya dengan gitaris Zendhy Kusuma. Kasus tersebut pun berujung damai.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
Berdamai dengan Zendhy Kusuma, Nabilah O'Brien Akui Sudah Bukan Tersangka Lagi
Indonesia
Konflik Nabilah O'Brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai, Kedua Pihak Cabut Laporan
Konflik antara Nabilah O'Brien dan Zendhy Kusuma berakhir damai. Keduanya sepakat mencabut laporan setelah melalui proses mediasi.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
Konflik Nabilah O'Brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai, Kedua Pihak Cabut Laporan
Indonesia
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Muhammadiyah mengatakan pentingnya kepedulian internasional untuk meredam ketegangan yang dapat memicu kejahatan perang lebih besar di masa depan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Indonesia
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Muhammadiyah mengecam serangan AS-Israel ke Iran. Muhammadiyah menyebut hal tersebut telah melanggar HAM dan hukum internasional.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Bagikan