DETAK, Aplikasi Untuk Deteksi Kesehatan Jantung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2020
DETAK, Aplikasi Untuk Deteksi Kesehatan Jantung

Pemberian Penghargaan MURI buat Aplikasi Detak. (Foto: Universitas Brawijaya).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komunitas peneliti kardiovaskular Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, menciptakan aplikasi DETAK (deteksi jantung secara cepat dan akurat).

Aplikasi DETAK berbasis algoritme artificial intelegence yang terintegerasi dengan ponsel pintar guna mengantisipasi keterlambatan pasien dari serangan jantung atau sindrom koroner akut (SKA).

Ketua Tim Aplikasi DETAK Mohammad Saifur Rohman mengatakan, aplikasi bisa membantu pasien mengidentifikasi sakit jantung atau bukan hingga termasuk kegawatan atau tidak.

Baca Juga:

Menikmati Inovasi Teknologi Terbaru Selama PSBB

Melalui aplikasi ini, kata ia, pengguna akan memperoleh rekomendasi perawatan lanjutan, termasuk saran rumah sakit terdekat yang memiliki fasilitas pendukung. Rekomendasi tersebut berdasarkan data keluhan yang dimasukkan pengguna.

“Mayoritas pasien kurang paham apa yang dirasakan saat mulai ada gejala sakit, bahkan bingung untuk memutuskan mau berobat ke mana. Melalui aplikasi ini, sama halnya dengan menemui saya, dan menghindari pasien untuk salah menemui dokter,” ujar Saifur Rohman, Minggu, (04/10).

Penggunaan aplikasi DETAK ini, diharapkan penderita kelainan jantung akan tertangani secara cepat. Selain itu, sistem sejenis juga telah dikembangkan di Puskesmas untuk membantu tenaga medis dan kesehatan aagar penanganan tepat bagi penderita sakit jantung.

Baca Juga:

Otoped Listrik, Inovasi atau Masalah Baru?

Fasilitas kesehatan yang sudah terdata oleh aplikasi DETAK diantaranya wilayah Kota Malang, Kabupaten Malang, Lumajang, Pamekasan, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Mereka juga bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

Aplikasi juga berhasil menyabet penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pengguna terbanyak saat diperkenalkan dit tengah publik. Aplikasi DETAK sudah tesedia di Google Play Store dan bisa diunduh secara gratis guna menjadi bentuk kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit jantung.

“Di luar ekspetasi kami, kita rencanakan 2 pekan dan kita launching sangat membahagiakan, menuai respon positif. Semoga bermanfaat. Dan kini sudah ada pelapor 1.300 orang yang memanfaatkan aplikasi DETAK ini,” pungkas Saifur Rohman. (Andika/Jawa Timur).

Baca Juga:

Digelar Secara Virtual, Perayaan HUT TNI Ke-75 Jadi Momentum Tingkatkan Profesionalisme

#Inovasi #Inovasi Baru #Jantung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Logeski Hadir di Indonesia, Tawarkan Cara Praktis Bersihkan Toilet Tanpa Banyak Menyikat
Logeski Toilet Bowl Cleaner kini hadir di Indonesia. Logeski menawarkan cara membersihkan toilet tanpa scrub.
Soffi Amira - Senin, 14 September 2026
Logeski Hadir di Indonesia, Tawarkan Cara Praktis Bersihkan Toilet Tanpa Banyak Menyikat
Indonesia
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Tanggapi Kasus Jantung WNA Australia yang Tertinggal di Bali, Komisi IX DPR: Pelanggaran Serius dan Harus Diusut!
Komisi IX DPR menanggapi kasus jantung WNA Australia yang tertinggal di Bali. Hal itu dianggap sebagai pelanggaran serius dan harus segera diusut.
Soffi Amira - Kamis, 25 September 2025
Tanggapi Kasus Jantung WNA Australia yang Tertinggal di Bali, Komisi IX DPR: Pelanggaran Serius dan Harus Diusut!
Indonesia
Yayasan Jantung Indonesia Bakal Lakukan Pemeriksaan Jantung Gratis Bagi Anak SD, Makin Banyak Usia Produktif Terancam
Berdasarkan data yang ada, penderita penyakit jantung saat ini didominasi kalangan usia produktif bahkan mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 Juli 2025
Yayasan Jantung Indonesia Bakal Lakukan Pemeriksaan Jantung Gratis Bagi Anak SD, Makin Banyak Usia Produktif Terancam
Indonesia
Jarang Jalan Kaki Bikin Sirkulasi Pembuluh Darah ke Jantung Bisa Terganggu
Insufisiensi vena kronis disebabkan gangguan sirkulasi pembuluh darah kaki yang seharusnya mengarah ke jantung. Lalu, karena aliran terganggu maka tekanan meningkat dan kaki jadi bengkak.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 Juli 2025
Jarang Jalan Kaki Bikin Sirkulasi Pembuluh Darah ke Jantung Bisa Terganggu
Lifestyle
11 Inovasi di MWC 2025: Realme Bawa Smartphone dengan Cita Rasa Kamera DSLR
11 Inovasi di MWC 2025: 1. HMD Fusion X1, 2. Samsung Galaxy A56 5G, 3. Xiaomi 15 Ultra, 4. Realme Interchangeable Lens, 5. Nothing Phone (3a) Series
ImanK - Kamis, 06 Maret 2025
11 Inovasi di MWC 2025: Realme Bawa Smartphone dengan Cita Rasa Kamera DSLR
Berita
Digital Hub dan LLV Gelar DNA Leadership Summit, Diikuti Ribuan Orang
Digital Hub dan LLV menggelar DNA Leadership Summit 2024. Acara ini diikuti oleh ribuan orang.
Soffi Amira - Minggu, 17 November 2024
Digital Hub dan LLV Gelar DNA Leadership Summit, Diikuti Ribuan Orang
Lifestyle
Resmi Dibuka, ALLPack Indonesia 2024 Diikuti oleh 30 Negara
ALLPack Indonesia 2024 resmi dibuka dan bakal diikuti oleh 30 negara. Pameran ini akan diramaikan dengan kegiatan menarik.
Soffi Amira - Rabu, 09 Oktober 2024
Resmi Dibuka, ALLPack Indonesia 2024 Diikuti oleh 30 Negara
Bagikan