Deretan Mobil EV Baru Maserati, Komitmen untuk Masa Depan Kendaraan Listrik
Maserati MC20. (Foto: Maserati)
PRODUSEN mobil mewah asal Italia Maserati baru saja mengumumkan sederet mobil generasi terbarunya yang seluruhnya hadir dalam versi listrik. Langkah perilisan mobil listrik oleh Maserati tersebut sebagai komitmen untuk sepenuhnya menjadi produsen mobil listrik.
Maserati ingin mengubah seluruh model mobilnya yang dijual sekarang menjadi versi listrik dan hanya akan menjual mobil listrik saja mulai 2030 mendatang. Maka dari itu Maserati baru saja merilis sejumlah mobil andalannya yang dahulu bermesin bensin kini menggunakan baterai dan listrik.
Baca Juga:
Maserati Gran Turismo 'Tugas' di Kepolisian Dubai
Melansir The Verge, CEO Maserati Davide Grasso mengatakan mereknya akan sepenuhnya berhenti menjual mesin bensin mulai 2030 mendatang. Meski begitu Davide mengatakan akan tetap memantau situasi pasar dan permintaan konsumen, terutama terhadap suku cadang.
"Target 2030 itu akan memengaruhi berbagai belahan dunia dengan kecepatan yang berbeda, tergantung dari seberapa cepat kecepatan tiap-tiap pasar untuk bergerak ke masa depan kendaraan listrik yang sudah ada di depan mata," ungkapnya.
Maka dari itu Maserati mengklaim mereknya akan menjadi yang pertama dari merek kendaraan mewah lainnya yang sepenuhnya memproduksi mobil listrik. Sejumlah merek kendaraan mewah sudah memulai perencanaan masa depan kendaraan listrik seperti Porsche dengan Taycan.
Baca Juga:
Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Bahkan Kebal Ganjil Genap
Namun perubahan ke arah kendaraan listrik tersebut nampaknya masih berjalan lambat seperti sejumlah produsen mobil mewah lainnya yaitu Lamborghini dan Ferrari. Ketiga merek tersebut masih sibuk dengan produksi mesin-mesin besar V8 dan V12.
Sejumlah mobil listrik yang baru dirilis Maserati seperti Maserati Folgore, GranTurismo Sports Coupe, Levante, Grecale SUV, dan MC20, dan Quattroporte. Seluruhnya hadir dalam versi listrik dengan performa khas Maserati yang kencang dan tetap mewah tentunya.
Meski begitu salah satu ciri khas Maserati yang pasti akan hilang adalah suara khas mesinnya yang seolah bergemuruh bahkan hingga ke dalam kabin. Sejumlah merek mobil mewah mengganti hilangnya suara tersebut dengan suara buatan yang keluar melalui pengeras suara di dalam mobil.
Baca Juga:
Subaru Hadirkan Mobil Listrik Global Pertama di 2022
Namun Maserati menyebutkan tak akan mengambil langkah tersebut karena Francecsco Tonon Kepala Divisi Perencanaan Produk Global Maserati mengatakan suara mobil Maserati harus asli dan tidak boleh dibuat-buat. Menurutnya keaslian dan orisinalitas telah menjadi ciri khas Maserati dari tahun ke tahun.
Maserati juga telah mengonfirmasi bahwa perusahaan saat ini tengah melakukan pengembangan terhadap sistem otonom level tiga pada kendaraan listriknya. Jadi nanti kendaraan Maserati akan dapat berjalan dengan sendirinya tanpa pengawasan manusia secara penuh. (WAF)
Baca Juga:
Perkiraan Pasar EV dan Prediksi Pertumbuhannya Untuk 2022 dan Selanjutnya
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
5 Mobil SUV yang Meluncur di GJAW 2025, Ada Suzuki Grand Vitara hingga BJ30 Hybrid FWD
3 Mobil Hybrid Suzuki yang Rilis selama 2025, Siap Jadi Primadona Baru!