Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumut
Ilustrasi, terduga teroris (Foto dok ANTARA)
MerahPutih.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sejumlah terduga teroris di beberapa wilayah Sumatera Utara (Sumut). Penangkapan dilakukan pada Jumat (13/8).
"Benar, ada penangkapan terduga teroris di Sumatera Utara," ungkap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi wartawan.
Namun, Ramadhan belum menjelaskan secara rinci jumlah terduga teroris yang ditangkap serta jaringan atau kelompok para teroris. Pasalnya, tim Densus 88 masih mendalaminya.
Baca Juga:
Sempat Kabur dari Pemeriksaan, Terduga Teroris Kembali Ditangkap Densus 88
"Belum ya (jumlah dan kelompok terorisme), tim sedang bekerja dan terus bekerja," ucap Ramadhan.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dikabarkan melakukan serangkaian penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di beberapa daerah di Sumatera Utara.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, penangkapan sejumlah terduga teroris tersebut dilakukan Densus 88 di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Tanjung Balai. (Knu)
Baca Juga:
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Deli Serdang
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda
Polisi Ungkap Rekaman CCTV Detik-Detik Siswa F Lakukan Aksi Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Densus 88 Ungkap Pelaku Ledakan SMAN 72 Pelajari Cara Buat Bom Lewat Tutorial Online
Densus 88 Ungkap Fakta Baru Kasus Ledakan SMAN 72, Pelaku Kerap Akses Situs Darknet