Demokrat: 2 Bulan ke Depan Masa Sangat Rawan COVID-19 Bagi Republik Ini
Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Irwan (Foto: Dok Pribadi)
Merahputih.com - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Demokrat, Irwan merasa aneh dengan sikap pemerintah yang melakukan relaksasi transportasi di tengah PSBB.
Ia khawatir dengan kebijakan ini, penyebaran virus Corona bukan makin sedikit melainkan terus meningkat.
"Ini buat saya yakin bahwa dua bulan ke depan di mana puncak COVID-19 menjadi masa sangat rawan bagi republik ini," ujar Irwan saat rapat virtual dengan Kemenhub, Rabu (6/5).
Baca Juga:
Dapat Izin Khusus dari Kemenhub, Lion Air Group Kembali 'Terbang'
Disatu sisi, ekonomi memang penting, namun harus dilihat penyebab terganggunya perekonomian karena pandemi COVID-19. Sehingga, ia meminta pemerintah fokus sesuai kata dengan perbuatan.
"Kita ingin pemerintah bertanggung jawab terhadap apa yang diucapkan sehingga tidak menimbulkan kebingungan di daerah," jelas Irwan.
"Daerah sudah habis-habisan APBD digunakan untuk penanganan COVID-19 tapi di pusat seperti bercanda saja, besok-besok tempe besok kedelai besoknya tempe, ini contoh apa kita sudah berbulan-bulan tapi tidak ada teladan untuk dicontoh di daerah," tegasnya.
Seperti diketahui, Pemerintah akan kembali memberikan izin operasi untuk berbagai transportasi untuk mengangkut penumpang ke luar daerah. Hal ini dilakukan setelah larangan operasi transportasi diberlakukan dalam mencegah mudik.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa hal ini bukan relaksasi ataupun kelonggaran, melainkan penjabaran Permen 25 tahun 2020 soal pengaturan transportasi saat Mudik Lebaran.
"Intinya adalah penjabaran, bukan relaksasi lho ya, artinya dimungkinkan semua moda angkutan, baik udara, kereta api, laut, bus, untuk kembali beroperasi dengan catatan satu harus mentaati protokol kesehatan," jelas Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Rabu (6/5/2020).
Baca Juga:
Budi Karya menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan dan BNPB akan menyusun kriteria penumpang yang boleh berpergian keluar daerah di tengah larang mudik. Mulai besok semua transportasi mulai boleh melayani masyarakat berpergian. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pakai Kapal Laut, Kemenhub Minta Warga Mudik Lebaran Lebih Awal
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Jelang Lebaran 1447 H, Pemerintah Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Pemudik
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
DPR Minta Perbaikan Jalan Dikebut untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026
Insentif Lebaran Akan Digelontorkan Rp 16 Trlliun, Salah Satunya Buat Diskon Mudik
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional