Demam Berburu Pokemon di Indonesia
Foto: YouTube
MerahPutih Berita Tekno - Fenomena mencari Pokemon tengah menjadi tren sosial belakangan ini, semua ini dikarenakan munculnya sebuah game terbaru bernama Pokemon Go yang dirilis oleh The Pokemon Company.
Permainan ini bisa diunduh secara gratis melalui Play Store atau pun App Store, tapi di Indonesia pihak The Pokemon Company beum merilis secara resmi kemunculan game yang tengah menjadi hits tersebut.
Meski begitu para pecinta Pokemon dan gamers tanah air nampaknya sudah tidak sabar, mereka pun mengunduh aplikasinya secara 'ilegal', bermain hingga berjam-jam, hingga membuat perkumpulan untuk berburu Pokemon.
"Bengong nungguin order udah 2 jam. Yuk yang di sekitaran kuningan hunting yuk. Gua nganggur ampe jam 11:30 #uber #PokemonGo."
"Ingat untuk selalu waspada, main jadi nggak seru kalo celaka ya kan? #PokemonGO."
"Untung ada #PokemonGO jadi bisa cepet move on dari #GameofThrones... Kaya abis putus langsung dapet pacar baru gtu deh...."
"sudah ada jomblo yang pake #PokemonGO buat cari pasangan belum ? mungkin perlu dibuat appnya #PasanganGo."
Seperti yang dilansir BBC, aplikasi Pokemon Go baru dirilis secara resmi di Australia, New Zealand, AS dan segera di Jepang. Sekarang ini masyarakat Indonesi amasih menggunduh aplikasi tersebut melalui APK (Android application package) yang disebar di situs-situs teknologi dan game.
President Pokemon Compan, Tsunekazu Ishihara menngungkapkan bahwa saat penggarapannya, Pokemon Go sendiri memang terinspirasi dari game 'Ingress'. Mendiang Satoru Iwata juga sempat terlibat dalam penggarapan Pokemon Go sebelum meninggal dunia.
Melansir laman Polygon, di Pokemon Go Anda bisa melacak, menangkap, melatih, hingga bertarung dengan Pokemon lainnya dengan menggunakan setting dunia nyata. John Hanke, Head of Lab Niantic menggambarkan Pokemon Go sebagai game yang bisa dinikmati bersama-sama dengan keluarga.
"Bayangkan bila Anda bisa menangkap Pokemon, semisal Pikachu atau Bulbasaur di tempat-tempat yang selama ini mungkin tidak Anda duga, seperti Stasiun Shinjuku atau menara Eiffel," ujarnya.
Pengguna juga bisa bermain dengan menggunakan perangkat aksesori berbasis Bluetooth yang dinamakan Pokemon Go Plus. Perangkat yang dalam penggunannya mirip dengan gelang ini berfungsi sebagai pengingat apabila ada Pokemon yang berada di dekat Anda.
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Logan Paul Siap Jual Kartu Pikachu Illustrator, Nilainya Diprediksi Capai Rp200 Miliar
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?