Kesehatan

Delima Mengandung Antioksidan, Bagus untuk Kulit

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 02 Desember 2020
Delima Mengandung Antioksidan, Bagus untuk Kulit

Delima memiliki manfaat luas terhadap kesehatan tubuh manusia. (Foto: Pexels/zvika smaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK buah yang memiliki manfaat baik untuk tubuh dan kulit wajah, salah satunya Delima (pomegranate). Delima yang memiliki rasa manis ini memiliki manfaat menutrisi kulit. Selain itu kandungan yang ada di dalamnya adalah antioksidan tinggi, vitamin K, vitamin C, dan mineral lainnya.

Kandungan tersebut mampu menjadi perawatan bagi kulit sehingga delima menjadi unsur dalam berbagai macam produk perawatan kulit. Dilansir dari Healthline, berikut manfaat delima yang jarang diketahui untuk kulit.

Baca Juga:

Yuk Simak, 5 Manfaat Buah Sitrus Bagi Tubuh Kita!


1. Anti penuaan

tua
Membantu menurangi kerutan pada wajah. (Foto: 123RF/rido)


Delima dapat menurunkan potensi munculnya tanda penuaan pada kulit wajah. Kandungan antioksidan pada buah ini mencegah radikal bebas dan mendorong produksi kolagen. Sehingga dapat membantu mengurangi munculnya bintik-bintik penuaan. Delima memiliki kandungan ellagic acid yang dapat membantu mengurangi kerutan pada wajah.


2. Menghilangkan jerawat

jerawat
Kandungan di dalam delima mengurangi peradangan jerawat. (Foto: Pixabay/Kjerstin_Michaela)


Jerawat berasal dari sebum atau kelenjar minyak pada kulit. Namun kurang mengonsumsi vitamin C, A, dan E, dapat menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Delima memiliki kandungan antioksidan dan kaya akan vitamin sehingga kandungan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan jerawat pada kulit wajah.


3. Melembabkan kulit

kulit
Kandungan vitamin Cnya membantu melembabkan dan melembutkan kulit. (Foto: Pixabay/cuncon)


Beberapa penelitian mengatakan bahwa sari delima mampu untuk mengatasi kulit kering dan kusam. Kandungan vitamin Cnya mampu melembabkan dan melembutkan kulit. Selain itu juga mengandung asam punicat dan asam oleat yang cukup efektif untuk memperbaiki kondisi kulit dan menjaga kelembaban kulit.

Baca Juga:

Enak Sih, Tapi 4 Buah Ini Enggak Dianjurkan untuk Dikonsumsi Berlebihan


4. Memproduksi kolagen

wajah
Kandungan asam ellagic yang tinggi membantu suplai darah. (Foto: Pexels/bruce mars)


Delima dapat merangsang sel-sel yang mampu memproduksi kolagen. Hal ini karena terdapat kandungan asam ellagic dan antioksidan yang cukup tinggi. Sehingga dapat membantu meningkatkan suplai darah untuk menghindari dari kulit wajah yang kendur dan mampu mengurangi kerutan pada kulit.


5. Mencegah kanker kulit

kulit
Delima dapat menyerang sel-sel kanker. (Foto: Unsplash/ Jonas Renner)


Mengkonsumsi delima dapat melindungi tubuh dari racun yang dapat memicu penyebab kanker kulit. Adanya kandungan antioksidan yang tinggi serta vitamin-vitamin yang terkandung di dalamnya. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa delima dapat menyerang sel kanker aktif sehingga mampu memelihara kulit terhindar dari kanker. (shf)

Baca Juga:

Meski Segar, 6 Buah ini Sebaiknya tak Diolah Jadi Jus

#Kesehatan #Buah #Buah Segar #Manfaat Buah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan