Defisit Anggaran, Pemerintah Berencana Utang Rp384,7 Triliun

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 27 Oktober 2016
Defisit Anggaran, Pemerintah Berencana Utang Rp384,7 Triliun

Nilai Tukar Rupiah (Setkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mensahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 dengan target pendapatan Rp 1.750,3 triliun dan belanja negara sebesar Rp 2.080,5 triliun. Dari postur tersebut, defisit anggaran dalam APBN 2017 sebesar Rp 330,2 triliun atau 2,41 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

Adapun asumsi makro dalam APBN 2017 meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen, inflasi 4,0 persen, nilai tukar Rp 13.300 per dolar AS, suku bunga SPN 5,3 persen, dan harga minyak mentah Indonesia (ICP) 45 dolar AS per barel. Sementara, lifting minyak berada di angka 815 ribu barel per hari, dan lifting gas 1,15 juta setara barel minyak per hari. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akibat defisit anggaran yang lebar Pemerintah berencana melakukan utang untuk menutupi defisit. 

"Dibandingkan outlook 2016 yang bisa sampai 2,7 persen, rasio itu lebih rendah. Jika ada tambahan utang sekitar Rp 384,7 triliun," kata Menkeu saat konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/10). 

Untuk itu, tambah Sri, Pemerintah berencana menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) pada tahun depan dengan nominal Rp596,8 triliun.

Kendati demikian, perempuan yang akrab disapa Ani ini, mengatakan rencana penambahan utang itu tidak perlu dikhawatirkan. 

"Pembiayaan dari utang kami juga tidak terlalu berat. Kami akan terus perbaiki pondasi fiskal, agar beban bunga tetap terjaga. Jadi kita hati-hati tapi ambisius," katanya.

Menurut dia, rasio utang hingga saat ini diyakini masih cukup sehat apabila dibandingkan dengan negara lain. Sri menyebut APBN 2017 cukup realistis mengingat keadaan ekonomi Indonesia saat ini.

"Defisit 2,41 persen ada tambahan sebesar terdiri dari SBN netto Rp400 triliun termasuk pembayaran utang lama, investasi Rp47,5 triliun. Ini untuk jaga rasio utang terhadap PDB yang masih relatif sehat. Jadi rasio utang Indonesia dibanding negara lain masih cukup rendah," ungkapnya. (Abi)

BACA JUGA:

  1. APBN 2017 untuk Antisipasi Dampak Perlambatan Ekonomi Global
  2. Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik Jadi Rp1.498 Triliun
  3. Realisasi Investasi Asing Ditargetkan Rp386 Triliun
  4. Sri Mulyani: Pemerintah Alokasikan Rp520 triliun untuk Pendidikan dan Kesehatan
  5. Pertumbuhan Ekonomi Rendah, ini Penyebabnya

 

#Defisit #APBN 2017 #Sri Mulyani Indrawati #Menteri Keuangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Kasih Pinjaman Cepat Rp 500 Juta, Segera Cair Tanpa Jaminan
Video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Kasih Pinjaman Cepat Rp 500 Juta, Segera Cair Tanpa Jaminan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya kesal rapat DPR bahas bencana alam habiskan anggaran besar. Cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sidak ke Bandara IMIP Morowali Temukan 3,5 Kilogram Emas Tengah Tertimbun
Menkeu Purbaya temukan emas 3.5 ton yang tertimbun di bandara IMIP Morowali. Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sidak ke Bandara IMIP Morowali Temukan 3,5 Kilogram Emas Tengah Tertimbun
Indonesia
Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai, Dirjen Djaka: Kami Akan Lebih Baik
Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama menilai ancaman pembekuan dari Menkeu Purbaya sebagai koreksi dan memastikan institusinya akan berbenah dalam satu tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Desember 2025
Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai, Dirjen Djaka: Kami Akan Lebih Baik
Indonesia
Pedagang Thrifting Minta Legalisasi, Menkeu Purbaya: Bukan Soal Bayar Pajak, Melainkan Kepatuhan Aturan
Menkeu Purbaya menegaskan bisnis baju bekas impor tetap ilegal meski pedagang thrifting siap bayar pajak. BAM DPR minta pemerintah beri solusi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 November 2025
Pedagang Thrifting Minta Legalisasi, Menkeu Purbaya: Bukan Soal Bayar Pajak, Melainkan Kepatuhan Aturan
Indonesia
Defisit APBN Sudah Capai Rp 479,7 Triliun, Pendapatan Cuma 73,7 Persen Dari Target
Sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 402,4 triliun atau 84,3 persen dari outlook.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 November 2025
Defisit APBN Sudah Capai Rp 479,7 Triliun, Pendapatan Cuma 73,7 Persen Dari Target
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Murka Terhadap Purbaya karena Ogah Lunasi Utang Kereta Cepat
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo marah ke Menkeu Purbaya soal Kereta Cepat Jakarta - Bandung.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Murka Terhadap Purbaya karena Ogah Lunasi Utang Kereta Cepat
Indonesia
Redenominasi Rupiah, Syarat Wajibnya: Ekonomi Stabil dan Adanya Aturan Perundang-Undangan
Redenominasi rupiah di tengah kondisi ekonomi yang kuat tidak akan berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 12 November 2025
Redenominasi Rupiah, Syarat Wajibnya: Ekonomi Stabil dan Adanya Aturan Perundang-Undangan
Indonesia
Sidak di Surabaya, Menkeu Purbaya Temukan Barang Impor Rp 100 Ribu Bernilai Rp 50 Juta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kaget menemukan barang impor seharga Rp 100 ribu dijual Rp 50 juta di pasar. Curigai ada praktik penghindaran bea masuk dan dorong digitalisasi pengawasan pelabuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Sidak di Surabaya, Menkeu Purbaya Temukan Barang Impor Rp 100 Ribu Bernilai Rp 50 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Luhut Kasih Peringatan Keras untuk Menkeu Purbaya: Jangan Sombong kalau Berbicara, Harus Tiru Jokowi!
Beredar informasi yang menyebut hubungan Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan dan Menkeu Purbaya tengah memanas, cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA] Luhut Kasih Peringatan Keras untuk Menkeu Purbaya: Jangan Sombong kalau Berbicara, Harus Tiru Jokowi!
Bagikan