Death Stranding 2 Rilis Juni, Siap-siap Banyak Kejutan
(Foto: Gematsu)
MerahPutih.com - Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga! Death Stranding 2: On the Beach bakal resmi meluncur di PlayStation 5 mulai 26 Juni 2025.
Sony Interactive Entertainment bareng Kojima Productions yang mengumumkan kabar ini. Buat yang enggak sabar, pre-order mulai dibuka 17 Maret, demikian dikutip dari Gematsu.
Kabar baiknya, semua yang pre-order—apa pun edisinya—bakal dapet bonus konten kece: “Custom Hologram: Quokka” dan perlengkapan tempur kece “Battle Skeleton: Silver” serta “Bokka Skeleton: Silver” masing-masing dari level 1 sampai 3.
Kalau kamu pengin yang lebih lengkap, ada versi Digital Deluxe Edition. Isinya termasuk item in-game eksklusif kayak “Battle Skeleton: Gold,” “Bokka Skeleton: Gold” (semua level), plus senjata “Machine Gun (MP Bullets) LV1,” dan tiga patch lucu: Quokka, Chiral Feline, dan Why Me?
Baca juga:
Dan buat kolektor sejati, ada juga Collector’s Edition. Di dalamnya ada kotak edisi kolektor, versi digital gamenya, patung Magellan Man 15 inci, kartu seni, surat langsung dari Hideo Kojima, boneka kecil Dollman, dan item in-game yang tadi disebut juga termasuk.
Jadi, tim pre-order atau tim nunggu diskon nih? (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme