Inspirasi

Dari Sekadar Mengklik Menjadi Pelanggan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 04 Januari 2018
Dari Sekadar Mengklik Menjadi Pelanggan

Mengubah kliker menjad pelanggan. (Foto: entrepreneur)i

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SECARA global, konsumen mengandalkan internet tidak hanya untuk mencari solusi yang sesuai dengan kebutuhan pribadi dan bisnis mereka. Pun, melakukan transaksi online karena kemudahannya tak perlu beranjak dari tempat duduknya.

Menurut penelitian Asosiasi Penyedia Internet Indonesia (APJII) yang dikeluarkan pada November 2016, tercatat 98,6% pengguna internet di Indonesia sadar bahwa mereka dapat menggunakan internet sebagai tempat untuk menjual barang dan jasa. Kemudian 63,5% mengaku sudah pernah melakukan transaksi online.

Survei APJII 2016 menunjukkan, bahwa di Indonesia orang sudah lazim melakukan transaksi secara online. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 25,7% pengguna internet di Indonesia melakukan transaksi pembelian online untuk berbagai kebutuhannya seperti membeli tiket, 22,2% untuk membeli peralatan rumah tangga, 3,6% untuk membeli pakaian dan 3,4% untuk memesan hotel.

Kemudahan ini tentunya sangat menguntungkan konsumen. Justru ini yang kemudian menjadi tantangan bagi pelaku bisnis. Tantangan utamanya adalah menarik pengunjung ke situs web Anda. Kemudian meyakinkan mereka untuk berbisnis dengan Anda. Dengan kata lain dari hanya sekedar 'klik' menjadi 'pelanggan'.

Yang patut diingat adalah memilih nama domain yang berarti dan daftarkan sesegera mungkin. Nama domain dapat digunakan untuk mewakili merek dan identitas perusahaan Anda di Internet. Pilihlah nama domain yang memudahkan orang untuk mengingat. Atau nama yang dikaitkan dengan suatu yang mudah untuk diingat oleh pelanggan.

(Foto: verisign)

Kemudahan yang ditawarkan dalam belanja online itu membuka peluang bisnis menjadi lebih besar. Menjadi online menawarkan kesempatan yang signifikan untuk bisnis kecil di ruang eCommerce. Karena dapat memasarkan bisnis tanpa mengeluarkan biaya berlebihan. Sekaligus memiliki peluang mendapatkan pelanggan baru. Salah satu alasan utama lonjakan dalam pembelian online adalah kenyamanan yang ditawarkan Internet.

Survei tentang sikap pembeli online menunjukkan bahwa sebuah situs web harus bisa menggiring mood pengunjung situsnya agar tertarik untuk membeli. Situs web harus bisa memberikan pengalaman yang melibatkan pengunjung saat berkunjung ke situsnya. Karena mereka akan lebih bersedia untuk membeli saat keterlibatannya tinggi. Ada fitur tertentu dari situs web Anda yang dapat membantu Anda mencapai tujuan tersebut.

Berikanlah informasi yang relevan dengan bisnis Anda. Tampilkanlah fitur paling unik dan menarik dari barang atau jasa Anda. Ini akan membantu meningkatkan keterlibatannya atas barang atau jasa yang ditawarkan.

Situs web Anda haruslah friendly user. Menu dan navigasi di situs Anda harus se-intuitif mungkin, menawarkan kepada pelanggan. Hanya dengan klik saja informasi harus dapat disajikan dengan baik. Tidak perlu rumit dan menampilkan kecanggihan engine Anda, yang penting dapat dengan mudah digunakan oleh calon pelanggan Anda.

Yang tak kalah pentingnya adalah sisi keamanan dalam bertransaksi. Kepercayaan ini dapat dibangun dengan menerapkan sistem pembayaran yang aman di situs Anda.


Memasukkan fitur umpan balik serta ulasan dari pelanggan juga akan sangat bermanfaat bagi Anda. Trasparansi seperti ini tentunya akan meningkatkan loyalitas pelanggan serta keterlibatan mereka terhadap produk atau layanan Anda. (psr)

#Bisnis Online
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
Istilah B2B, B2C dan C2C yang Perlu Diketahui Gen Z dalam E-Commerce, Jangan Keliru!
Dunia e-commerce telah mengalami transformasi yang signifikan dengan munculnya berbagai model bisnis, seperti B2B (Business-to-Business), B2C (Business-to-Consumer), dan C2C (Consumer-to-Consumer).
Pradia Eggi - Kamis, 25 Januari 2024
Istilah B2B, B2C dan C2C yang Perlu Diketahui Gen Z dalam E-Commerce, Jangan Keliru!
Fun
Ternyata Ini 3 Cara Jitu Mengelola Bisnis Online yang Bisa Dicoba Gen Z
Gen Z) memiliki potensi besar untuk sukses melalui bisnis online.
Pradia Eggi - Minggu, 21 Januari 2024
Ternyata Ini 3 Cara Jitu Mengelola Bisnis Online yang Bisa Dicoba Gen Z
Fun
Metode 'Live Shopping' Masih Jadi Primadona UMKM di 2024
Live shopping telah lama diadopsi oleh UMKM.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Januari 2024
Metode 'Live Shopping' Masih Jadi Primadona UMKM di 2024
Bagikan