Dari Qatar, Jokowi Perintahkan Panglima TNI - Kapolri Tambah Pasukan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 15 September 2015
Dari Qatar, Jokowi Perintahkan Panglima TNI - Kapolri Tambah Pasukan

Sejumlah prajurit Kostrad TNI AD yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Asap di Sumatera berjalan memasuki lambung pesawat udara TNI AU CN 295 yang akan terbang menuju Riau di Pangkalan TN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang dalam kunjungan bilateral di Qatar. Kunjungan tersebut dalam rangkaian kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah setelah ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Meski sedang berada di luar negeri, Presiden Jokowi masih mengendalikan penanganan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan.

"Saya meminta kepada Pangima TNI dan Kapolri untuk menambah bantuan pasukannya untuk membantu memadamkan api di lapangan," kata Presiden Jokowi dari Qatar melalui media sosial Twitter, @jokowi, hari ini (15/9).

Presiden Jokowi mengatakan, selama melakukan kunjungan ke Arab Saudi, UEA dan terakhir ke Qatar, ia tetap mengikuti dan perkembangan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Dari ketiga negara itu, Presiden Jokowi melakukan komunikasi jarak jauh dengan menteri dan pejabat terkait di Tanah Air.

"Pada hari ini, saya kembali menginstruksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB dan Kepala-kepala Daerah terkait untuk secara lebih cepat melakukan langkah-langkah terkoordinir dan memobilisasi semua kapasitas untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ditimbulkan," kata Presiden Jokowi dari Qatar melalui media sosial Facebook , Presiden Joko Widodo, pada waktu yang sama.

Seperti diketahui sebelumnya, TNI menurunkan sebanyak 3 Satuan Setingkat Batalyon (SSY) atau sebanyak 1.050 prajurit TNI dari Jakarta untuk memperkuat penanganan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel. Dengan menggunakan 3 pesawat Hercules C 130 dan 2 CN 295 TNI AU, Kamis (10/9) lalu, 3 SSY prajurit dari Yonif 330 Kostrad, Yon Armed 10 Kostrad, dan Yon Marinir masing-masing berkekuatan 350 orang, tiba di Palembang dan Jambi.

"Sebanyak 700 prajurit dari Yonif 330 Kostrad dan Yon Armed 10 Kostrad mendarat di Lanud Palembang dalam 2 sorti, sementara 1 sorti lagi yang mengangkut 350 prajurit dari Yon Marinir mendarat Sultan Taha, Jambi," demikian dilansir tni.mil.id.

Pada hari ini, Selasa (15/9), TNI menambah sebanyak 1159 prajurit TNI dari Kostrad TNI AD, Korps Marinir dan Paskhas TNI AU diberangkatkan menuju provinsi Riau untuk membantu satgas yang telah ada dalam penanggulangan bencana asap di wilayah Sumatera. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang melepas keberangkatan Satgas Penanggulangan Bencana Asap di Sumatera di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

 

Baca Juga:

Upaya Penanggulangan Bencana Asap oleh TNI

Kabut Asap Ancam Penyelenggaraan GP Singapura

Dampak Kabut Asap di Sejumlah Daerah

#Presiden Jokowi Ke Timur Tengah #Presiden Jokowi #Dampak Asap Bagi Kesehatan #TNI-Polri #Kabut Asap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penerbangan terdampak tersebut bertambah 171 penerbangan jika dibandingkan dengan data per 19 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Penerbangan tersebut kembali beroperasi setelah kondisi cuaca di lokasi dinyatakan aman untuk aktivitas penerbangan (cleared for flight operation).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Dunia
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Aktivis asal Swedia, Greta Thunberg, ikut menyoroti krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Bagikan