Fashion

Dari Chromat hingga Skims, Tren Baju Renang kian Inklusif

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 Agustus 2022
Dari Chromat hingga Skims, Tren Baju Renang kian Inklusif

Lini pakaian renang Skims milik Kim Kardashian hadirkan koleksi one-piece lengan panjang. (Instagram/skims)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAKAIAN renang telah memasuki era keemasan baru. Siluet pakaian renang telah berubah, kamu dapat menemukan hampir semua gaya yang sesuai dengan kebutuhan, mulai dari yang inklusif gender dari jenama seperti TomboyX dan Beefcake, hingga busana tertutup dari Nike yang dilengkapi hijab.

Dan sementara bikini yang disukai influencer masih ada dan populer, ada juga sejumlah opsi lebih lengkap dan masih mampu membangkitkan daya tarik untuk bergaya di pantai. Misalnya dari Skims milik Kim Kardashian, lini pakaian renang dalam berbagai ukuran dengan kampanye yang mengingatkan pada gaya 1980-an yang menampilkan cycle suit, mid-waist bike shorts dan one-piece lengan panjang, selain potongan 'monokini', triangle bikini top, dan bandeau.

BACA JUGA:

Mengintip Kolaborasi Terbaru Converse X Peanuts

Perempuan yang mencari baju renang ukuran plus tidak lagi harus pasrah pada pilihan gaya yang terbatas. Pada Miami Swim Week bulan Juli, desainer Cupshe dan Bfyne meluncurkan koleksi dengan ukuran yang inklusif mulai dari yang lucu dan tropis hingga gaya glamor.

Pendiri jenama Chromat Becca McCharen-Tran yang berbasis di New York, telah menjadi yang terdepan dalam pakaian renang inklusif, menyambut baik perubahan ini. "Budaya telah berubah, dan pakaian renang berubah untuk memenuhi momen budaya ini. Saya pikir itu menarik," katanya kepada CNN dalam sebuah wawancara telepon.

Gaya baru baju renang

baju renang
Pakaian renang telah menjadi lini Chromat yang paling populer. (Instagram/chromat)


Chromat telah memimpin dalam lini busana renang selama dekade terakhir dengan desain eksperimental dan kampanye yang memusatkan keragaman model dari berbagai etnis, tipe tubuh, kebutuhan khusus, jenis kelamin, dan seksualitas.

Kampanye "Pool Rules" yang inovatif dari label tersebut menarik perhatian pada 2018 dengan "Babe Guard" yang menampilkan model penyintas kanker payudara Ericka Hart, mendiang aktivis hak-hak disable Mama Cax, dan advokat body-positivity Denise Bidot.

McCharen-Tran mengatakan, pakaian renang telah menjadi lini Chromat yang paling populer karena kampanye mereka. "Pakaian renang adalah produk yang menggabungkan etos kami untuk merayakan semua tipe tubuh, Kampanye kami berbeda dari pilihan model arus utama. Saya pikir orang-orang benar-benar merasa terhubung secara pribadi dengan pesan yang kami kirimkan," katanya.

BACA JUGA:

Mengenal Perawatan Botox Rambut

Koleksi terbaru Chromat, sebuah kolaborasi dengan artis Tourmaline, mencakup desain yang menawarkan pakaian renang dengan kantong yang dibuat dengan mempertimbangkan perempuan trans dan orang non-biner. Koleksi yang semarak ini menampilkan tali strappy dan gesper terpisah, one-piece cut-out, rok dan celana pendek renang, atasan bustier, dan setelan zip-up sporty.

Jacqueline Quinn, konsultan mode dan asisten profesor di Fashion Institute of Technology dan Parsons School of Design di New York sangat senang dengan inovasi yang dia lihat muncul di industri baju renang. Ada pendekatan berbasis data dilakukan oleh Summersalt untuk mengukur 10.000 perempuan untuk mencapai pakaian renang yang lebih pas. Selain itu, Victory Adaptive juga menampilkan gaya dengan penutup samping velcro dan bukaan untuk selang makanan spesial bagi anak-anak disabilitas.

Pengembangan pasar

baju renang
Busana renang inklusif gender dari jenama Beefcake. (Twitter/@Beefcake_swim)


Ahli strategi pakaian renang dan pakaian olahraga Rebecca Saygi di Trend Forecaster WGSN setuju bahwa industri pakaian renang menjadi lebih ekspansif dalam hal pakaian yang mereka kenakan dan untuk alasan apa.

"Merek menjadi bijaksana dengan fakta bahwa konsumen lebih cenderung membeli produk ketika mereka melihat seseorang yang dapat mereka identifikasi terkait dengan produk itu. Menjadi lebih inklusif membuka jenama ke basis pelanggan yang jauh lebih luas," kata Saygi melalui email kepada CNN.

Selain keberagaman, ada pula pengaruh kesehatan, gaya busana olahraga air dan pakaian olahraga yang meningkat di pasar. Gaya atletik tersebut melayani kebutuhan pengunjung pantai yang mencari busana yang lebih banyak melindungi kulit.

"Kami melihat merek mulai memperluas ke kategori ini dengan rompi ruam, siluet lengan panjang dan lebih fungsional, pilihan berenang sedikit lebih sederhana," katanya, menunjuk ke label seperti One One dan Verdelimon.

McCharen-Tran menyarankan, Chromat mungkin juga ingin menjelajahi opsi cakupan untuk busana renang tertutup atau perlindungan matahari, seperti legging renang. Namu, tetap memprioritaskan gaya untuk semua orang.

"Tren ini menuju ke arah untuk menutupi sepenuhnya jika itu yang kamu inginkan, atau mengenakan thong jika itu yang kamu inginkan, dan segala sesuatu di antaranya. Ini hanya pilihan yang berbeda bagi setiap orang," demikian McCharen-Tran.(aru)

BACA JUGA:

Desa Beleka, Sentra Anyaman Rotan Nan Mendunia

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan