Dapat Tambahan Jutaan Vaksin dari Tiongkok, Pemerintah Gas Lagi Vaksinasi
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Sekretariat Presiden)
MerahPutih.com - Pemerintah telah mendapatkan komitmen tambahan Vaksin COVID-19 dari Tiongkok dan program GAVI. Dengan komitmen tersebut, pemerintah pusat memerintahkan pemerintah daerah gas vaksinasi setelah sebelumnya dilakukan perlambatan vaksinasi.
Paling tidak, dengan bakal datangnya sejumlah dosis vaksin tersebut ke Indonesia, maka pemerintah akan kembali melakukan percepatan vaksinasi massal setelah sebelumnya sedikit mengurangi intensitas pemberian vaksin dalam rangka menjaga ketersediaan stok vaksin di dalam negeri.
Baca Juga:
Pemda DIY Buka Sentra Vaksinasi COVID-19 di Jogja Expo Center
"Pesan saya ke seluruh jajaran kepala daerah, yuk kita suntikkan lagi. Kemarin agak kita rem sedikit karena suplainya kurang. Tapi sekarang suplai untuk bulan Mei akan cukup banyak, untuk itu segera akan kita kembalikan pace penyuntikannya seperti semula," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo telah melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, terkait pasokan vaksin CoronaVac dari perusahaan farmasi Sinovac.
"Melalui pembicaraan tersebut, Indonesia bakal memperoleh tambahan dosis vaksin dari Sinovac sebanyak 10 hingga 15 juta dosis pada April hingga Mei mendatang," ujar Menkes Budi Gunadi yang memberikan keterangan pers bersama Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/4).
Selain itu, kabar baik juga diperoleh melalui renegosiasi pemerintah dengan pihak GAVI di mana Indonesia juga akan memperoleh tambahan dosis vaksin melalui skema multilateral tersebut. Menteri Kesehatan turut mengabarkan bahwa malam nanti sebanyak 3,8 juta dosis vaksin dari AstraZeneca akan tiba di Indonesia.
"Bu Menlu sudah merenegosiasi dengan GAVI, kita juga mendapat tambahan vaksin dari GAVI. Jadi rencananya akan datang nanti malam 3,8 juta vaksin dari AstraZeneca dalam skema GAVI. Bulan depan akan datang lagi dua kali 3,8 juta," tuturnya. (Asp)
Baca Juga:
APPSI Harap Pemerintah Vaksinasi Seluruh Pedagang Pasar di Indonesia
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis
1 Tahun Berjalan, 55% Rakyat Indonesia Belum Tahu Ada Program Cek Kesehatan Gratis
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Warga Kota Tangerang Jangan Sampai Lewat, Ada 8 Paket Diskon Pajak PBB-P2 dan BPHTB
Raker Menkes Budi Gunadi dengan Komisi IX DPR Bahas Program Kesehatan Prioritas Nasional
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Persija Resmi Umumkan Bergabungnya Alaeddine Ajaraie, Bomber Asal Maroko, Berharap Akhiri Musim dengan Senyum Bahagia
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru