Dampak Corona Makin Meluas, Pencabutan Ganjil-Genap Diperpanjang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 23 Maret 2020
Dampak Corona Makin Meluas, Pencabutan Ganjil-Genap Diperpanjang

Kendaraan melintasi papan informasi penerapan sistem ganjil genap di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Semanggi, Jakarta, Rabu (2/1/2019). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masa pencabutan sementara kebijakan ganjil-genap di Ibu Kota buntut wabah virus corona atau covid-19 diperpanjang lagi.

Jika sebelumnya dilakukan sampai 29 Maret 2020 sejak 16 Maret lalu, kini kebijakan tersebut akan tetap dicabut sampai 5 April 2020 mendatang. Hal itu merujuk dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga:

Harga APD Baju Hazmat Mahal, Jateng Mampu Bikin Sendiri dengan Harga Rp40.000

"Peniadaan sistem ganjil-genap diperpanjang hingga 5 April 2020" ucap Kasubdit Gakum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, Senin (23/3).

Ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)
Ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)

Untuk itu, penindakan bagi pengendara yang melanggar ganjil-genap tidak akan dilakukan. Tapi, penindakan pelanggaran lain akan dilakukan.

Semisal pengendara sepeda motor yang tidak pakai helm atau pengendara roda empat yang menerobos jalur busway.

Baca Juga:

Warga yang Merasa Tertular Virus Corona Jangan Minum Obat Sendiri

Penindakan akan dimaksimalkan menggunakan kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik (e-tilang).

"Tentunya penindakan pelanggaran ganjil genap juga ditiadakan," katanya. (Knu)

Baca Juga:

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan