Daging Sapi Menyehatkan, Olah dengan Benar Biar Makin Bermanfaat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 18 Juli 2024
Daging Sapi Menyehatkan, Olah dengan Benar Biar Makin Bermanfaat

Ilustrasi daging sapi. (Foto: Unsplash/Victoria Shes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Daging sapi menyimpan segudang nutrisi yang amat baik untuk tubuh. Terdapat protein, mineral, dan beragam jenis vitamin B pada daging sapi.

Daging sapi juga mengandung vitamin A, beta-karoten, vitamin B1 (thiamin), vitamin B2 (riboflavin), dan vitamin B3 (niacin), yang semua perlu diserap oleh tubuh untuk menunjang kesehatan.

Berkat kandungan-kandungan tersebut, daging sapi dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan massa otot, menambah stamina tubuh, hingga menjaga daya tahan tubuh.

Namun, agar bisa meraih manfaat-manfaat tersebut dengan optimal, kamu harus mengolah daging sapi dengan benar.

Baca juga:

Ilmuwan Korsel Kembangkan Nasi Hibrida Mengandung Daging Sapi

Menurut laman Alodokter, ada sejumlah cara bisa kamu lakukan untuk mengolah daging sapi agar dapat meraih manfaatnya. Pertama, usahakan untuk mengonsumsi daging sapi yang sedikit warna putihnya, itu merupakan bagian mengandung lemak.

Kemudian, batasi tambahan garam dan gula saat mengolah daging sapi. Terlalu banyak garam bisa menyebabkan darah tinggi, jika gulanya berlebihan maka dapat meningkatkan risiko diabetes.

Selain itu, batasi pula penggunaan minyak pada daging sapi. Jika memang memungkinkan, olah daging sapi menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa sawit.

Apabila ingin memanggang daging sapi, lakukan di atas wajan berbahan logam. Hal ini akan membuat lemak daging sapi keluar.

Baca juga:

Tip Mengolah Daging Sapi Agar Tetap Juicy dan Empuk

Terakhir, yang paling penting konsumsi daging sapi menggunakan sayuran dan kacang-kacangan. Tiap 100 gram daging sapi mengandung 200 kalori. Maka dari itu, batasi konsumsi daging sapi jangan lebih dari 70 gram tiap harinya. (ikh)



#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan