Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Daftar Capres, Prabowo akan Dikawal Sekitar 20 Ribu Buruh Anggota KSPI

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 02 Agustus 2018
Daftar Capres, Prabowo akan Dikawal Sekitar 20 Ribu Buruh Anggota KSPI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (kanan) (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dua puluh ribu buruh berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana mengawal Prabowo Subianto mendaftarkan diri ke KPU RI sebagai Capres, pekan depan (10/8).

Ketua KSPI Said Iqbal saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Bahkan kata Said, KSPI telah memasukan surat izin ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

"Iya, kurang lebih ada 20 ribu buruh, dan surat pemberitahuan sudah saya serahkan, no surat 167/DEN-KSPI/VII/2018 itu sudah dimasukkan sejak tanggal 31 Juli 2018," kata Said saat dikonfirmasi awak media, Kamis (2/8).

Presiden KSPI Said Iqbal
Ketua Umum KSPI Said Iqbal di Jakarta (Foto Facebook)

Said menyatakan, pengawalan terhadap Prabowo itu bahkan akan dimulai dari berjalan kaki secara estafet dari Kota Surabaya, Jawa Timur sampai ke DKI Jakarta.

"Rencananya untuk mengantar Prabowo sebagai peserta capres yang kemungkinan dilaksanakan 10 Agustus mendatang. Kami bersama juga akan jalan kaki estafet para buruh dari Surabaya-Jakarta," ujarnya.

Said menambahkan, pengawalan 20 ribu anggota KSPI terhadap Prabowo Subianto merupakan bentuk dukungan buruh kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Sudah di tuangkan dalam kontrak politik antara Prabowo Subianto dengan buruh Indonesia saat perayaan mayday 1 Mei 2018 di Istora Senayan yg lalu," kata dia.

Prabowo Subianto bersama buruh KSPI
Prabowo Subianto bersama buruh KSPI pada Mayday 2018 (Foto: ANTARA)

Adapun isi 10 Kontak Politik itu adalah:

1. Meningkatkan daya beli buruh dan masyarakat & Upah minimum pekerja/buruh dan masyarakat dengan cara mencabut Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 (PP No 78) & Mengubah jumlah jenis barang dan jasa menjadi komponen untuk kebutuhan hidup layak (KHL) dari 60 jenis menjadi 84 jenis barang & jasa. Serta Menghapus kebijakan Upah Minimum & Upah Padat karya serta Kebijakan Upah Dibawah Ketentuan Upah Minimum.

2. Revisi Jaminan Pensiun No. 45 tahun 2015, berupa Besaran Iuran & Manfaat bulanan yang diterima oleh pekerja/buruh minimal 60 persen.

3. Menjalankan Jaminan Kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia secara gratis bagi pekerja /buruh, honorer dan masyarakat kurang mampu.

4. Stop Perbudakan modern berkedok outsourcing, honorer & Pemagangan.

Surat Izin Kawal Prabowo
Surat pemberitahuan kawal Prabowo dari Presiden KSPI (Foto: MP/Fadhli)

5. Menciptakan lapangan pekerjaan & Mencabut Perpres no 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang merugikan buruh Indonesia.

6. Meningkatkan pendapatan Pajak dan Tax Ratio melalui Reformasi Perpajakan yang berpihak pada buruh & rakyat kecil.

7. Mengangkat guru honorer dan tenaga honorer K2 menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN) serta memberlakukan upah minimum bagi honorer non kategori dan guru swasta ( PAUD, Madrasah, Yayasan).

8. Melaksanakan Wajib Belajar 12 tahun & Mengalokasikan APBN untuk beasiswa anak pekerja /buruh hingga perguruan tinggi secara gratis bagi yang berbakat dan berprestasi.

9. Menyediakan transportasi Publik dan Perumahan murah bagi pekerja /buruh & Rakyat tidak mampu.

10. Menjadikan Koperasi & Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai sumber sumber penguatan ekonomi nasional & Memastikan Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

"Ini juga yang menjadi alasan buruh (KSPI) mendukung dan mengawal Prabowo mendaftarkan diri sebagai Capres di Pilpres 2019," pungkas Said Iqbal.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Tantangan Pertanian Indonesia Kian Berat, HKTI Nilai Duet Jokowi-Moeldoko Jadi Solusi

#Said Iqbal #KSPI #Prabowo Subianto #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Bantah Isu Demo Besar Buruh Agustus 2026, Said Iqbal: Tidak Ada Rencana Aksi
Said Iqbal memastikan buruh KSPI dan Partai Buruh tidak akan menggelar aksi besar Agustus-September 2026. Namun, empat tuntutan ketenagakerjaan tetap diperjuangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Bantah Isu Demo Besar Buruh Agustus 2026, Said Iqbal: Tidak Ada Rencana Aksi
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Stasiun Semarang Tawang segera direvitalisasi. Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meresmikannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Indonesia
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta lulusan IPDN untuk dekat dengan rakyat dan menolak korupsi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Bagikan