Cukupi Waktu Tidur untuk Atasi Perut Buncit

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 16 Februari 2024
Cukupi Waktu Tidur untuk Atasi Perut Buncit

metabolisme serta memberikan efek kenyang yang lebih lama pada tubuh.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjaga perut tetap rata ternyata mudah. Dengan menjaga waktu tidur, kamu bisa terhindar dari perut buncit.

Dilansir Alodokter, kurang tidur membuat setiap orang berisiko mengalami perut buncit. Waktu tidur yang kurang dapat mengganggu metabolisme tubuh.

Baca Juga:

Perut Buncit? Begini Mengecilkannya

Metabolisme tubuh yang terganggu meningkatkan keinginan seseorang untuk makan di malam hari. Makan di malam hari secara terus menerus akan mengakibatkan lemak menumpuk di sekitar perut, dan membuatnya buncit.

Maka dari itu, penting untuk memastikan durasi tidur telah cukup. Durasi waktu tidur yang disarankan oleh pakar kesehatan ialah 7-8 jam setiap malam.

Selain itu, agar tidur makin berkualitas, pastikan juga untuk tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya. Lalu, padamkan lampu kamar dan jangan langsung tidur setelah makan malam. Tunggu paling tidak satu jam.

Baca Juga:

Makanan untuk Atasi Gas Perut

Untuk menghindari perut buncit, kurangi juga karbohidrat yang tinggi kalori. Ganti dengan karbohidrat kompleks yang mengandung tinggi serat, seperti sayuran hijau, gandum, kentang, kacang polong, dan nasi merah.

Selain itu, pastikan tubuh memiliki asupan protein karena akan meningkatkan metabolisme serta membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, kamu bisa mengendalikan nafsu makan lebih mudah. (ikh)

Baca Juga:

Selain Air Jeruk Nipis, ini Cara Tepat Menghilangkan Perut Buncit

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan