MerahPutih.com - Bisnis penyewaan tas mewah naik daun jelang lebaran 2026. Bahkan, omzetnya bisa menembus angka ratusan juta rupiah hanya dalam beberapa hari.
Platform sewa tas bermerek Lavergne.id mengungkapkan merek Dior dan Chanel menjadi yang paling diminati masyarakat untuk disewa menjelang Lebaran.
"Merek yang biasanya disewakan adalah Chanel dan Dior karena keduanya memiliki tipe tas klasik dan banyak peminatnya," kata tim Sales dan Marketing Lavergne.id Edha Clarissa saat dihubungi media, di Jakarta, Kamis (19/3).
Baca juga:
Prediksi Tren Lebaran 2025, Gaya Old Money Jadi Pilihan Utama
Cuan dan Resikonya Juga Gede
Edha mengungkapkan mayoritas penyewa berasal dari kalangan profesional berusia sekitar 30 tahun. Harga sewa bervariasi, mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 juta sekali sewa, tergantung merek dan kondisi tas.
"Omzetnya bisa mencapai sekitar Rp 100 juta hingga Rp 150 juta jelang Lebaran," tandasnya, dikutip Antara
Meski minat masyarakat tingginya, Lavergne.id menerapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjamin keamanan barang mewah yang mereka sewakan.
Lavergne.id melakukan screening pada awal proses pendataan konsumen dengan ketat dan memberlakukan sistem deposito.
Baca juga:
Tren Fashion Lebaran 2026: Warna Lembut dan Gaya Minimalis Jadi Favorit
Konsumen Semakin Cerdas
Sementara itu, Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jakarta, Dana Duriyatna, menilai fenomena sewa tas mewah sebagai bentuk adaptasi gaya hidup cerdas.
Menurutnya, praktik sewa tas mendukung sustainable fashion karena memperpanjang masa pakai produk, menekan produksi berlebih, dan mengurangi limbah fesyen.
APPMI Jakarta juga melihat tren ini menunjukkan kedewasaan konsumen dalam mengelola anggaran tanpa mengorbankan penampilan.
“Konsumen semakin kritis dan mempertimbangkan value for money. Alih-alih membeli barang mahal yang hanya dipakai sekali, mereka memilih menyewa agar tetap tampil prima dengan biaya terukur,” tandas Dana. (*)

