Cuaca Ekstrem Berpotensi Ganggu Liburan Natal Tahun Baru di Indonesia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 29 November 2024
Cuaca Ekstrem Berpotensi Ganggu Liburan Natal Tahun Baru di Indonesia

Pemantauan cuaca di BMKG. (Foto: Dok. BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Libur Natal dan Tahun Baru 2025 makin dekat. Masyarakat pun diminta mengantisipasi potensi terjadinya cuaca ekstrem yang bisa terjadi saat periode tersebut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menuturkan, kondisi cuaca ekstrem saat Natal dan Tahun Baru dipicu oleh sejumlah faktor. Diantaranya, fenomena La Nina yang mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20-40 persen.

“Fenomena ini akan berlangsung mulai akhir tahun 2024 hingga setidaknya April 2025,” kata Dwikorita, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/11).

Dwikorita menambahkan terdapat pula dinamika atmosfer lain yang diprediksikan pada periode Nataru aktif bersamaan.

Baca juga:

Menko PMK Instruksikan Antisipasi Dini Puncak Arus Mudik Natal 24 Desember

Misalnya, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Cold Surge yang bergerak dari daratan Asia (Siberia) menuju wilayah barat Indonesia yang juga berpotensi menambah intensitas dan volume curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.

"Untuk itu, kami mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi di wilayah Indonesia seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, khususnya pada periode Nataru 2024/2025," papar Dwikorita.

Imbauan ini, lanjut Dwikorita, juga ditujukan kepada perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, dan nelayan mengingat fenomena cold surge juga dapat memicu gelombang tinggi di laut. "Peringatan dini ini disampaikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut,” tandas Dwikorita.

Baca juga:

Tiket Pesawat Seluruh Bandara Indonesia Diskon 10% dari 19 Desember-3 Januari

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan saat ini terdapat bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 99B yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Aceh.

Menurut dia, kedua bibit siklon tropis tersebut memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap cuaca dan perairan di wilayah Indonesia bagian barat.

Ada pula fenomena lainnya yang sedang aktif yaitu MJO, Gelombang Rossby dan Kelvin, sehingga dalam beberapa pekan ke depan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem. "Hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia,” tutup Guswanto. (Knu)

#Nataru #BMKG #Cuaca Ekstrem
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Prakiraan Cuaca 12-14 Juni 2026: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia
Prakiraan cuaca 12-14 Juni 2026 menunjukkan hujan masih mendominasi Indonesia. Sejumlah wilayah berstatus siaga hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
ImanK - 3 menit lalu
Prakiraan Cuaca 12-14 Juni 2026: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta 12 Juni 2026: Didominasi Cerah Berawan, Suhu Tertinggi 34 Derajat
Prediksi cuaca Jakarta 12 Juni 2026 didominasi cerah berawan. Lalu, suhu tertinggi mencapai 34 derajat celsius.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Prediksi Cuaca Jakarta 12 Juni 2026: Didominasi Cerah Berawan, Suhu Tertinggi 34 Derajat
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Wilayah DKI Jakarta Berawan pada Jumat, 12 Juni 2026
BMKG mencatat bahwa kondisi berawan akan terjadi di Wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Wilayah DKI Jakarta Berawan pada Jumat, 12 Juni 2026
Indonesia
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Kondisi alam kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra menyusul hadirnya potensi El Nino
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Indonesia
Prakiraan Cuaca 12-15 Juni: Hujan Sangat Lebat Hingga Angin Kencang Landa Belasan Provinsi di Indonesia
Aliran massa udara kering dari Benua Kanguru melalui Monsun Australia menjadi pemicu utama berkurangnya kelembapan udara serta terbatasnya pembentukan awan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 12-15 Juni: Hujan Sangat Lebat Hingga Angin Kencang Landa Belasan Provinsi di Indonesia
Indonesia
Suhu Jakarta Makin Gerah dan Sumuk, Ini Dia Biang Keroknya!
Fenomena kulminasi matahari dan El Nino memperpanjang musim kemarau serta menurunkan kualitas udara di Jakarta
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Suhu Jakarta Makin Gerah dan Sumuk, Ini Dia Biang Keroknya!
Olahraga
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Wilayah Sumatera Utara Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Kamis, 11 Juni 2026
Hampir sebagian besar ilayah Sumatera Utara diguyur hujan sejak siang hingga sore.
Frengky Aruan - Rabu, 10 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Wilayah Sumatera Utara Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Kamis, 11 Juni 2026
Indonesia
Gempa Susulan Terus Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam
Gempa susulan masih mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. BMKG mencatat ada 15 kali gempa susulan sejak Senin (8/6).
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Gempa Susulan Terus Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam
Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Indonesia
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Menyikapi potensi ancaman hidrometeorologi, lembaga pemantau cuaca ini meminta masyarakat memperketat proteksi diri
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Bagikan