Cristiano Ronaldo Mendarat, Polisi Siapkan Pengamanan di Bandara Soetta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 18 Februari 2025
Cristiano Ronaldo Mendarat, Polisi Siapkan Pengamanan di Bandara Soetta

Cristiano Ronaldo. Foto: Instagram/cristiano

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mega bintang sepak bola Cristiano Ronaldo akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (18/2). Menurut jadwal, Cristiano Ronaldo diperkirakan tiba di Indonesia menggunakan jet pribadi.

Ia kemungkinan akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma atau Bandara Soekarno-Hatta sebelum melanjutkan perjalanan ke Kupang pada Rabu (19/2) pagi.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald Sipayung, menyampaikan personel pengamanan akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran perjalanan Ronaldo yang datang ke Indonesia dalam rangka misi kemanusiaan di Kupang.

"100 personel untuk pengamanan, khususnya jika Cristiano Ronaldo tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta," ujar Ronald kepada wartawan di Tangerang, Selasa (18/2).

Baca juga:

Cristiano Ronaldo ke Kupang Terkait Misi Kemanusiaan Bantu Korban Kanker

Meskipun kepastian kedatangan pemain asal Portugal itu melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih belum dikonfirmasi, pihak kepolisian tetap siap mengamankan area dengan standar pengamanan VIP.

"Pengamanan dilakukan seperti biasa, tanpa adanya perlakuan khusus atau penambahan jumlah personel," tambahnya.

Ronald mengajak seluruh masyarakat, khususnya pengguna jasa penerbangan, untuk tetap menjaga ketertiban selama kedatangan Cristiano Ronaldo.

"Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan Bandara Soetta sebagai rumah bersama" tutupnya.

Baca juga:

Polda NTT Susun Rencana Keamanan Kunjungan Cristiano Ronaldo di Kupang

Seperti diketahui, pemain Portugal ini direncanakan akan melakukan misi kemanusian di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ronaldo dijadwalkan tiba di Jakarta dengan jet pribadi, Selasa (18/2). Mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu kemudian akan terbang ke Kupang pada Rabu (19/2).

Ronaldo akan berkunjung ke NTT disebut difasilitasi oleh artis Amerika Serikat Cote de Pablo dan Yayasan Graha Kasih Indonesia pimpinan Susy Maria Kapitana. Yayasan ini berfokus pada kegiatan sosial dan peningkatan layanan Kesehatan di Indonesia.

Jika hari ini tiba di Indonesia, berarti Cristiano Ronaldo tercatat sudah tiga kali menginjakkan kaki di Indonesia.

Pertama, pada pada 11 Juni 2005. CR7 yang saat itu masih bermain di Manchester United datang ke Aceh yang baru dilanda tsunami untuk bertemu Martunis dan melihat langsung dampak kerusakan.

Ronaldo kembali ke Indonesia pada 26 Juni 2013. Saat itu, ia diundang untuk ikut acara penanaman mangrove di Bali bersama Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Ia kemudian diangkat sebagai duta mangrove. (Knu)

#Cristiano Ronaldo #Kupang #Bandara Halim Perdanakusuma #Bandara Soekarno-Hatta #Polisi
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Karim Benzema Resmi Gabung Al-Hilal, Cristiano Ronaldo Disebut Murka
Karim Benzema resmi pindah ke Al-Hilal. Cristiano Ronaldo dikabarkan marah besar dengan transfer mantan rekan setimnya di Real Madrid itu.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Karim Benzema Resmi Gabung Al-Hilal, Cristiano Ronaldo Disebut Murka
Indonesia
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Nasir menyampaikan keprihatinannya atas proses hukum yang menimpa Hogi Minaya, yang dinilainya perlu dilihat secara lebih utuh dan berkeadilan, tidak semata-mata hitam-putih berdasarkan pasal.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Indonesia
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Operasi ini melibatkan unsur TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Indonesia
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Dalam kasus kematian selebgram Lula Lahfah, tidak ada kekerasan dan upaya melawan hukum.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Indonesia
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
Jika terbukti melanggar, nantinya Aiptu Ikhwan akan disanksi sesuai aturan yang ada.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
Polisi Bidik Rekam Medis Lula Lahfah, RS Pondok Indah Diperiksa
Total sudah ada sekitar 10 saksi yang diperiksa polisi hingga saat ini, termasuk terhadap RS Pondok Indah (RSPI) untuk menelusuri rekam medis Lula Lahfah .
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Polisi Bidik Rekam Medis Lula Lahfah, RS Pondok Indah Diperiksa
Indonesia
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Wacana penempatan Polri di bawah Kementerian menjadi perdebatan. Pengamat menilai, hal itu bisa menimbulkan ruang politisasi hukum.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Indonesia
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Surveilans aktif ini mengharuskan seluruh penumpang yang datang ke Bandara Seoetta, terutama dari wilayah endemis, akan menjadi sasaran skrining awal kesehatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Indonesia
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Listyo memilih menjadi petani ketimbang menduduki jabatan tersebut walaupun ditawari oleh beberapa orang untuk menjadi Menteri Kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Bagikan