Crane Jatuh, Disnaker Sebut Kontraktor Melanggar SOP
Kasubdit Penyidikan Tindak Pidana Ketenagakerjaan Agus Subekti saat meninjau lokasi kecelakaan, Minggu (4/2). (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Dinas Ketenagakerjaan Provinsi DKI Jakarta menyinyalir ada pelanggaran prosedural hingga mengakibatkan jatuhnya double-double track jalur KA di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2) dini hari.
Oleh sebab itu, pihak Disnaker akan memanggil pelaksana proyek PT Hutama Karya untuk dimintai penjelasan dan pertanggungjawaban.
"Ini kan ada SOP yang tidak dijalankan kan. Gitu kan? Namanya kecelakaan kerja pasti ada yang dilanggar kan persyaratan-persyaratannya," ujar Kasubdit Penyidikan Tindak Pidana Ketenagakerjaan Agus Subekti saat meninjau lokasi kecelakaan, Minggu (4/2).
Diakuinya, hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan dan meminta penjelasan dari pihak kontraktor.
"Ini kita mau memintai keterangan dari main kontraktor dan subconnya yang melaksanakan," imbuhnya.
Karenanya, dia meminta masyarakat bersabar hingga mendapat pertanggungjawaban dan penjelasan dari pelaksana proyek.
Proyek pengerjaan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung memakan korban jiwa dalam insiden jatuhnya double crane di jalur Jatinegara Jakarta Timur, Minggu (4/2) dinihari.
Tercatat empat pekerja tewas akibat tertimpa double crane, yaitu Jaenudin (44), Dami Prasetyo (25), Jana Sutisna (44), Joni (34). (*)
Baca juga berita lainnya terkait crane jatuh dalam artikel: Warga Beberkan Kronologi Peristiwa Jatuhnya Crane Kereta Api Cepat
Bagikan
Berita Terkait
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Long Weekend Isra Miraj 2026, Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung 'Anjlok'
372 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta Whoosh Selama Nataru 2026, ini Nomor Kontak untuk Pengambilan Kembali
Malam Pergantian Tahun, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 16 Ribu Orang dalam Sehari
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba
Barang Tertinggal atau Hilang di Kereta? Jangan Panik, Ikuti Langkah-Langkah Ini
Jelang Angkutan Nataru 2026, Semua Awak Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Tes Urine oleh BNN
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Murka Terhadap Purbaya karena Ogah Lunasi Utang Kereta Cepat
Jelang Hari Pahlawan, Tarif Tiket Whoosh Turun Mulai Rp 200 Ribu
Kasus Dugaan Korupsi Whoosh: KPK Jamin Penyelidikan Tetap Jalan, Tak Ada Intervensi Presiden