Merahputih.com - Como mengawali debut di Liga Champions dengan sempurna. Klub Italia tersebut mengalahkan RB Leipzig 4-1 pada matchday pertama fase liga, Jumat (11/9) dini hari WIB.
Kemenangan di Stadio Giuseppe Sinigaglia terasa semakin spesial karena menjadi pertandingan pertama Como di kompetisi antarklub elite Eropa. Cesc Fabregas pun puas melihat anak asuhnya mampu memenuhi standar permainan di level tertinggi.
Baca juga:
Empat gol Como masing-masing dicetak Martin Baturina, Anastasios Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone. Sementara Leipzig hanya mampu membalas melalui Andrija Maksimovic.
Malam Bersejarah Como

Kemenangan tersebut langsung membawa Como mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara fase liga Liga Champions.
Bagi Fabregas, hasil ini bukan sekadar kemenangan. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu menyebut malam tersebut akan menjadi bagian penting dari sejarah klub.
Ini adalah malam bersejarah bagi klub dan suporter, yang akan tetap membicarakannya dalam 10 tahun mendatang,
ujar Fabregas.
Fabregas juga berharap para pendukung Como menikmati momen bersejarah tersebut. Menurutnya, kemenangan besar atas Leipzig merupakan buah dari kerja keras tim sekaligus pengalaman yang layak dirayakan.
Baca juga:
Klasemen Liga Champions 2026-2027 Usai Matchday 1: PSG di Puncak, Como Masuk 5 Besar
“Itulah keindahan sepak bola, saya harap para penggemar menikmatinya seperti halnya kami,” lanjut Fabregas.
Fabregas Wanti-Wanti Como
Kemenangan atas Leipzig juga melanjutkan start positif Como pada musim 2026-2027. Sebelum tampil di Liga Champions, Como telah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan Serie A.
Meski demikian, Fabregas langsung mengingatkan timnya tantangan berikutnya sudah menunggu. Como dijadwalkan menghadapi Parma di Serie A.
Kami adalah tim muda yang mendapatkan dorongan besar dari energi Liga Champions. Namun, saya akan sangat marah jika setelah ini kami tidak memberikan segalanya di Serie A. Kami harus tetap rendah hati dan mampu tampil setiap tiga hari. Musim ini akan sangat berat dan kami harus menjaga mentalitas yang tepat,
tegas Fabregas.