Coach Justin: Saudi, Iran, Korea, Jepang Susah Dikerjain
Wasit Ahmed Al Kaf.(foto: Bolaskor.com/AFC)
Merahputih.com - Sorotan dunia tertuju pada laga ketiga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C antara Indonesia kontra Bahrain. Barang tentu yang jadi sorotan utama adalah soal kepemimpinan wasit Ahmed Al-Kaf usai menambah lebih dari tiga menit tambahan waktu babak kedua yang sesuai pengumuman dari wasit keempat hanya enam menit.
Menurut Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau akrab disapa coach Justin menilai Indonesia 'dikerjain' oleh wasit asal Oman tersebut. Akibatnya, kemenangan Indonesia yang sudah di depan mata bubar setelah Bahrain mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+9.
"FIFA memberikan ekstra jatah negara Asia untuk masuk Piala Dunia sebanyak 8+1. Negara-negara papan atas itu sudah langganan, gak bisa dikerjain. Saudi, Iran, Korea, Jepang, itu susah dikerjain," jelas Justin melalui unggahan video dari Instagram resminya, dikutip Jumat (11/10).
Baca juga:
"Sekarang mereka mau sisa jatah ini untuk negara-negara mereka sendiri. Jadi negara yang baru bangkit atau bisa menyaingi atau bisa melebihi negara mereka akan dikerjain," tutur dia.
"Negara lain dari Asia Tenggara, Asia Timur, itu tidak boleh ke Piala Dunia. Hanya negara-negara mereka, di samping lima sampai enam yang sudah jadi langganan," lanjutnya.
Ia pun berharap dengan situasi tak menguntungkan ini, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dipimpin Erick Thohir melayangkan protes keras kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan juga induk sepak bola dunia (FIFA).
Sepak bola memang tentang menang dan kalah. Namun, jika kalah dengan cara seperti ini, menurutnya sangat tidak bisa diterima.
"Gue harap PSSI, melalui pak Erick langsung tanda tangan melakukan protes keras. This is not acceptable," jelasnya.
"Ini kita dirampok, benar-benar dirampok. Extra time, enam menit itu sudah kelamaan, ditambah tiga menit, itu alasannya apa dari enam menit, kok bisa tambah 50 persen," tutupnya.
Baca juga:
PSSI Bakal Kirim Surat Protes soal Wasit Bahrain vs Indonesia
Ini bukan pertama kalinya Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong mendapatkan perlakuan tidak adil dari wasit yang memimpin pertandingan.
Sebelumnya, pada laga Piala Asia U-23 2024 di Qatar, Shin juga dibuat geram pada pertandingan Garuda Muda melawan tuan rumah.
Ketidakpuasannya kemudian berlanjut ketika Indonesia melawan Guinea pada babak playoff Olimpiade Paris 2024.
Pada sesi jumpa pers pasca laga, Shin mengatakan jika AFC ingin sepak bola Asia maju, maka kualitas wasitnya juga harus ditingkatkan.
Atas kejadian ini, sebagaimana dikutip Antara, PSSI akan mengirimkan surat protes kepada FIFA terkait kepemimpinan wasit Al-Kaf yang memimpin pertandingan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Jadwal Drawing Piala AFF 2026 di Jakarta: 10 Tim Berebut Takhta, Timnas Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah Baru
Asnawi Heran Masalah Ban Kapten Timnas Selalu Dibahas, Beberkan Alur Keputusan Shin Tae-yong
SEA Games 2025 Thailand: Timnas Kriket Putri Indonesia Telan Kekalahan Lawan Tuan Rumah
Hasil Drawing Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Terjebak di Grup Neraka, Argentina Full Senyum
Klasemen Grup A SEA Games 2025 Usai Garuda Pertiwi Babak Belur Dicukur Thailand
Akan Bentuk Tim Lebih Kuat Setelah Timnas Irak Tumbangkan UEA dan Lolos Playoff Antarkonfederasi, Graham Arnold: Piala Dunia 2026 Bukan untuk Berpiknik
42 Negara Lolos ke Piala Dunia 2026, Perebutan Tiket Playoff Makin Panas
Indra Sjafri Tidak Berani Jamin Pemain Abroad Main di SEA Games, Termasuk Marselino & Ivar Jenner
Jadwal, Siaran Langsung, dan Live Streaming Timnas Spanyol Vs Turki di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
Cetak Rekor, Luis de la Fuente Minta Timnas Spanyol Tetap Rendah Hati Jelang Hadapi Turki di Kualifikasi Piala Dunia 2026