Asnawi Heran Masalah Ban Kapten Timnas Selalu Dibahas, Beberkan Alur Keputusan Shin Tae-yong
Asnawi Mangkualam Bahar (Foto: PSSI)
Merahputih.com - Aksi impresif Asnawi Mangkualam Bahar saat membela Timnas Indonesia, seperti yang terlihat ketika melawan Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, Desember 2024 lalu, sering kali dibarengi dengan statusnya sebagai kapten. Namun, status kapten ini sempat menjadi isu hangat setelah pertandingan kontra Tiongkok.
Meskipun beberapa pemain lain, seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Jay Idzes, juga sering dipercaya memegang ban kapten, hal itu terjadi ketika Asnawi tidak bermain.
Baca juga:
Berdasarkan catatan Transfermarkt, Asnawi pertama kali memimpin timnas senior saat bersua Vietnam di Piala AFF pada 15 Desember 2021. Asnawi menjelaskan bahwa ia memang masih berstatus kapten utama saat itu, namun isu tersebut muncul kembali ketika ia diturunkan sebagai starter melawan Tiongkok.
Keinginan Asnawi Menyerahkan Ban Kapten
Asnawi mengungkapkan bahwa sebenarnya ia sudah berniat menyerahkan ban kapten kepada pemain lain, bahkan sejak pertandingan Timnas Indonesia melawan Australia pada 10 September 2024. Saat itu, ia secara spesifik menawarkan posisi tersebut kepada Jay Idzes.
Setelah makan malam, Asnawi berinisiatif mengajak Jay Idzes, Sandy Walsh, Thom Haye, dan Rizky Ridho untuk membicarakan masalah kapten ini langsung dengan pelatih Timnas Indonesia saat itu, Shin Tae-yong, guna menentukan kapten utama (first captain) dan wakil (vice captain).
"Waktu itu setelah makan malam, saya mengajak Jay (Idzes), Sandy (Walsh) Thom Haye, (Rizky) Ridho untuk membahas soal kapten ini ke pelatih, siapa first captain dan vice (wakil). Ketika itu Coach Shin tetap mempercayakan first captain ke saya dan Jay sebagai vice," ungkap Asnawi.
Baca juga:
Link Streaming Laga Sepak Bola SEA Games 2025 Timnas Thailand U-23 Vs Singapura
Asnawi merasa heran mengapa masalah ini terus dipersoalkan, padahal alurnya sudah jelas, nnnnnnnnnnnnnba12344667030-][p876wqqweyop[]]\'. kapten utama yang bermain akan mengenakan ban kapten. Ia juga mempertanyakan sumber informasi yang menyebut Jay Idzes sudah ditentukan sebagai kapten utama melawan Tiongkok.
"Kalau memang perkataan bapak itu benar, Jay sudah ditentukan sebagai first captain melawan China, please let me know who telling you? Jika saya diberikan kepercayaan saya bangga. Tapi ketika diberikan yang jauh lebih baik saya ikhlas, dan itu sudah lama saya berniat untuk memberikan ke yang lain. Alasan saya ingin memberikan ke yang lain karena that time saya rasa performa saya menurun dan ada yang lebih pantas," tegas Asnawi.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Timnas Bulgaria Akan Tampil di Indonesia dalam FIFA Series, Legenda: Perjalanan Abnormal, Menguntungkan secara Finansial
Jersey Away Manchester United Musim Depan Bocor, Warnanya Bikin Fans Bernostalgia
Berstatus Free Transfer Musim Depan, Barcelona Sudah tak Tertarik Datangkan Bernardo Silva
Barcelona Percepat Perpanjangan Kontrak Fermin Lopez, Gajinya Naik 50 Persen
John Herdman Tangani Timnas Indonesia, Fajar Fathurrahman Berharap ‘Dilirik’
Amad Diallo Ejek Arsenal usai Manchester United Menang Tipis di Emirates, Ikut Panaskan Situasi
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Gabung Persib, Lini Belakang Jadi Makin Seram!
Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Arsenal, Mulai dari Gol Patrick Dorgu hingga Handball Harry Maguire
Klasemen Premier League 2025/26 usai Manchester United Kalahkan Arsenal, Persaingan Makin Ketat
Kalah dari Manchester United, Mikel Arteta Minta Arsenal Buktikan Mental Juara Premier League