Film

CNBC akan Rilis Dokumenter Daya Tarik F1 terhadap Perusahaan Besar Global

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 18 November 2023
CNBC akan Rilis Dokumenter Daya Tarik F1 terhadap Perusahaan Besar Global

CNBC akan rilis film dokumenter tentang bisnis olahraga F1. (Foto: CNBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

F1 menarik perhatian perusahaan-perusahaan global. Sejumlah perusahaan nan tersebar di seluruh dunia mengikuti penggemar Formula 1 untuk memperhatikan minat mereka pada kompetisi ini. CNBC mencoba menceritakan kisah tersebut melalui film dokumenter yang sudah disiarkan sejak 16 November 2023.

Dengan dikuasai oleh Liberty Media selama enam tahun terakhir, Formula 1 telah mengalami pertumbuhan besar, terutama di Amerika Serikat. Serial Netflix Drive to Survive dianggap sebagai pendorong utama ekspansinya secara internasional, demikian seperti dilaporkan Motor1, Jumat (17/11).

Liberty Media secara spesifik berusaha memanfaatkan pasar domestiknya yang besar dan belum tergarap sepenuhnya. Mereka menambahkan balapan di Miami dan pada akhir pekan ini kembali menggelar Grand Prix Las Vegas untuk menyeimbangkan tiga putaran tahunan di Amerika.

Dalam film dokumenter berdurasi satu jam, Inside Track: Bisnis Formula 1, CNBC menyoroti bagaimana F1 mengambil peluang di Amerika dan arah yang akan diambilnya selanjutnya.

Baca juga:

Ini Alasan Mobil F1 Mudah Hancur saat Tabrakan

Kepala tim F1 melakukan pekerjaan mereka seperti CEO perusahaan global. (Foto: CNBC)

Reporter bisnis CNBC dan pembawa acara dokumenter Sara Eisen melakukan perjalanan ke berbagai balapan F1 untuk berbicara dengan pemimpin dan pengubah utama olahraga ini, termasuk Toto Wolff, Zak Brown, Christian Horner, Stefano Domenicali, dan Greg Maffei.

Eisen menemukan bahwa kepemimpinan tim F1, seperti Brown, Wolff, dan Horner, mengelola tim mereka sebagaimana layaknya seorang CEO menjalankan perusahaan global. Mereka mempertimbangkan staf, budaya perusahaan, keunggulan di lintasan, mendatangkan sponsor, dan sumber pendapatan lainnya.

Meskipun tim-tim F1 telah berkembang menjadi perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 1.000 orang, Eisen menyatakan bahwa mereka tidak terlalu berbeda dengan perusahaan-perusahaan yang rutin diliput oleh CNBC.

Film dokumenter ini juga menyoroti hubungan sponsor F1, yang bukan hanya berkontribusi sebagai penyedia ruang iklan tetapi juga memanfaatkan teknologi mereka untuk mendukung tim.

Perusahaan seperti Dell, Oracle, dan Salesforce tidak hanya menempatkan namanya di luar sana, tetapi juga menyumbangkan teknologi mereka untuk membuat mobil F1 lebih cepat.

Dalam wawancara dengan Zak Brown, Eisen mengetahui bahwa sponsor seperti Goldman Sachs melihat peluang di F1 untuk memberikan pengalaman tidak dapat dibeli dengan uang kepada klien-klien mereka yang kaya raya.

Baca juga:

Niki, Rich Brian, hingga Post Malone akan Tampil di F1 GP Singapura 2023

CNBC menyoroti tantangan pertumbuhan F1. (Foto: CNBC)

Film dokumenter ini juga menyoroti tantangan dan pertanyaan tentang keberlanjutan pertumbuhan F1. Eisen mengakui bahwa kurangnya drama dalam persaingan, terutama di tim papan atas, telah menjadi pertanyaan yang mengemuka.

Dalam menghadapi pertanyaan ini, para pemimpin F1, seperti Christian Horner, optimistis bahwa persaingan akan semakin ketat dan kompetitif di luar tim papan atas. Meski Red Bull saat ini memiliki mobil terbaik, batasan biaya memberikan kesempatan bagi tim lain untuk mengejar ketertinggalan.

Pertumbuhan popularitas F1 juga membawa masuk sponsor Amerika Serikat, seperti kesepakatan sponsor utama lebih dari USD 300 juta (Rp 4,6 triliun) selama lima tahun antara Red Bull dan Oracle pada tahun 2022.

Film dokumenter ini mencatat bahwa F1 bukan hanya olahraga yang inovatif secara teknologi tetapi juga bekerja sama dengan perusahaan sponsor untuk mencapai kesuksesan di lintasan. Misalnya, Palantir bekerja sama dengan Ferrari untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan kinerja mobil. (waf)

Baca juga:

Regulasi Baru Mesin F1 Mulai 2026 untuk Nol Karbon

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Pal 8 Pictures merilis poster terbaru 'Laut Bercerita' yang menampilkan Reza Rahadian sebagai Laut. Film ini tayang di bioskop pada 29 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Bagikan