Merahputih.com - Club Brugge akan menjamu Aston Villa pada laga fase liga Liga Champions 2026-2027, Selasa (8/9) malam WIB.
Pertandingan ini bukan duel baru bagi kedua tim. Club Brugge dan Aston Villa sudah tiga kali bertemu di Liga Champions, seluruhnya terjadi pada musim 2024-2025.
Baca juga:
Menjelang pertemuan terbaru mereka, sejumlah statistik menarik layak menjadi perhatian. Mulai dari rekor pertemuan, performa Aston Villa bersama Unai Emery, hingga rapuhnya pertahanan Club Brugge di Liga Champions.
Berikut empat statistik menarik jelang Club Brugge vs Aston Villa.
1. Club Brugge Sulit Hadapi Klub Inggris
Club Brugge juga punya catatan kurang bagus ketika berhadapan dengan klub asal Inggris di kompetisi Eropa.
Dalam 17 pertandingan terakhir, wakil Belgia itu hanya meraih satu kemenangan, ditambah tiga hasil imbang dan 13 kekalahan.
Menariknya, satu-satunya kemenangan tersebut diraih ketika Club Brugge menjamu Aston Villa di Liga Champions pada November 2024. Mereka menang tipis 1-0.
Baca juga:
2. Unai Emery Punya Rekor Apik di Liga Champions
Aston Villa memenangkan delapan dari 12 pertandingan Liga Champions bersama Emery, atau sekitar 67 persen.
Persentase tersebut menjadi yang tertinggi kedua di antara pelatih yang telah memimpin klub Inggris dalam sedikitnya 10 pertandingan Liga Champions.
3. Club Brugge Bidik Tiga Kemenangan Beruntun
Club Brugge punya kesempatan mencatat pencapaian spesial di Liga Champions.
Setelah memenangkan dua pertandingan fase liga terakhir pada musim 2025-2026, Club Brugge kini mengincar kemenangan ketiga secara beruntun.
Jika berhasil mengalahkan Aston Villa, mereka akan menyamai pencapaian terbaik klub dengan meraih tiga kemenangan berturut-turut di kompetisi tersebut untuk kedua kalinya.
Baca juga:
Superkomputer Opta Jagokan Arsenal Juara Liga Champions 2026/27, Tebus Kegagalan Musim Lalu?
4. Pertahanan Club Brugge Jadi Sorotan
Satu catatan yang cukup mengkhawatirkan datang dari lini belakang Club Brugge.
Sejak awal musim 2024-2025, Club Brugge telah kebobolan 43 gol di Liga Champions. Hanya Barcelona yang kebobolan lebih banyak, yakni 44 gol.
Di antara tim yang memainkan sedikitnya 15 pertandingan dalam periode tersebut, Club Brugge juga memiliki rata-rata kebobolan 1,95 gol per pertandingan.