Cirebon Punya Ikon Wisata Anyar, VDM 800 GS
VDM 800 GS yang menjadi ikon baru Kota Cirebon. (Foto: MP/Mauritz)
CIREBON terus membenahi sektor wisatanya agar bertambah ‘seksi’ di mata para pelancongnya. Hal ini disadari oleh PT KAI Daop 3 Cirebon yang menambah daya tarik wisata bagi pelancong untuk datang ke kota ini.
Sebuah monumen baru hadir di depan Kantor Daop 3 Cirebon, tepatnya di Jalan Siliwangi Kota Cirebon. Monumen itu berupa Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM (Vehicle Dumping Machine) 800 GS berwarna oranye lengkap dengan relnya.
Baca Juga:
Melihat Potensi Wisata di Bekas Galian C Argasunya Kota Cirebon
Direktur Utama PT KAI Daop 3 Cirebon, Edi Sukmoro mengatakan, penggunaan VDM 800 GS menjadi spesial karena merupakan monumen mesin perawatan jalan rel pertama yang ada di Indonesia. Pembangunan monumen ini dilatarbelakangi sebagai wujud apresiasi dan mengenang beroperasinya Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel tipe VDM 800 GS di wilayah kerja perkeretaapian Indonesia.
VDM 800 GS merupakan mesin perawatan jalan rel buatan Austria dan pernah dioperasikan di Daop 1 Jakarta, Daop 3 Cirebon, Daop 5 Purwokerto, Daop 6 Yogyakarta, Daop 7 Madiiun, Divre I Sumatera Utara dan Divre III Palembang. Mesin yang sudah menjadi monumen ini merupakan bagian dari 9 unit yang didatangkan ke Indonesia pada awal tahun 1988.
"VDM merupakan mesin mekanik berat untuk perawatan jalan rel yang dilengkapi alat pemadat dan vibrator yang berfungsi untuk memadatkan balas (batu kricak) di antara bantalan jalur rel kereta api," jelas Edi Sukmoro saat peresmian pada 10 November 2019 lalu.
Baca Juga:
Hingga saat ini, lanjutnya, hanya tersisa 1 mesin VDM 800 GS yang masih beroperasi di wilayah kerja PT KAI dan saat ini berada di Daop 7 Madiun. Adapun Mesin Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS yang kini digunakan sebagai monumen, telah beroperasi kurang lebih selama 22 tahun. Tercatat pada tahun 2010 lalu, VDM 800 GS ini dinyatakan sudah tidak beroperasi dan mangkrak di emplasemen Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan.
Karena itulah, Tamsil Nurhamedi, Vice President PT KAI Daerah Operasi 3 Cirebon, berinisiatif untuk menjadikannya monumen yang juga diharapkan menjadi salah satu ikon di kota Cirebon. Keberadaan monumen ini dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan pembelajaran terkait perkeretaapian.
Monumen Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS juga sebagai simbol bahwa PT KAI Daop 3 Cirebon siap dengan prasarana jalan rel yang andal, untuk mensupport kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api. Untuk di wilayah Daop 3 Cirebon, tercatat sebanyak 192 KA melintas per harinya.
Dengan adanya monumen ini, lanjut Tamsil, diharapkan dapat menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Kota Cirebon, sehingga semakin mencintai transportasi kereta api. Tentunya juga mempercantik dan menambah daya tarik pariwisata Kota Cirebon, seiring dengan pembenahan dan penataan kota yang sedang berjalan. (*)
Baca Juga:
Tulisan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Bagikan
Yohanes Charles/Mauritz
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Sidharto Ditunjuk Wakili RI Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Janjikan Kepemimpinan Inklusif
Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Tugas & Kewenangannya
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Lirik Lengkap Lagu 'Mars Bela Negara', Dinyanyikan Setiap 19 Desember