Cinta Tanah Air, Alasan Fortiber Dibentuk

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 23 September 2016
Cinta Tanah Air, Alasan Fortiber Dibentuk

Merahputih.com / Rizki Fitrianto.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Berawal dari obrolan biasa dengan diiringi rasa kecintaannya terhadap Tanah Air Indonesia, lima orang Tokoh Tionghoa diantaranya Dr Eddie Kusuma, SH. MH, Dr Drs HM Anda Hakim, SH.MH.MBL, DR HC Adjie Susanto, Suhu Benny dan Adian Radiatus menyepakati untuk membentuk Forum Tionghoa Bersatu (Fortiber).

Saat ini forum yang berisi orang-orang hebat di berbagai disiplin ilmu dan berbagai ilmuwan dibidang IPOLEKSUSHANKAMNAS seperti Pengusaha, Praktisi Hukum, Ekonomi, pakar Esdm, Tambang, Perkebunan, Properti dan sebagainya sudah melakukan empat kali kopi darat (kopdar).

Ketua Umum Fortiber, Dr. Drs. HM. Anda Hakim SH, MH, MBL mengatakan Fortiber dideklarasikan pada Minggu tanggal 28 Agustus 2016, di SENSE Int' Rest Mangga Dua Square dan dihadiri lebih kurang 350 orang dari berbagai tokoh yang dianggap pantas menjadi pendiri maupun pengurus.

Pada deklarasi tersebut dihadiri pula Ketua MPR RI, Dr Zulkifli Hasan yang memberikan dialog publik tentang empat pilar dan Prof Hamid Awaluddin mantan Menkumham RI tahun 2006 yang mengesahkan UUD NO 12 tahun 2006 tentang WNI dan unsur pejabat dari Pemerintah Beberapa tokoh nasional.

"Yang mewakili pemerintah, Prof Hamid Awaluddin sebagai pembuat Undang-undang yang mengizinkan setiap warga negara yang lahir di Indonesia adalah warga negara Indonesia," kata Anda Hakim di acara Kopdar ke-4 di Gandy Steak House, Di Jalan Hayam Wuruk no. 73 Jakarta Barat, Kamis (22/9).

Tokoh tionghoa nasional pun tak ketinggalan hadir diantaranya DR HC Alim Markus, Didi Dawis, Suwarno Chandra, Dr Ali Husein dan para Tokoh Agama dari Tionghoa diantaranya unsur Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Kong Hu Chu, Tao dan Aliran Kepercayaan kepada Tuhan YME.

http://server10.merahpoetih.com/gallery/public/2016/09/23/mZ5pSgG87O1474568848.jpg

Ketua umum Forum Tionghoa Bersatu (Fortiber) Dr. Drs H.M. Anda Hakim SH, MH, MBL sedang memberi kata sambutan pada silaturahmi keempat Fortiber yang diselenggarakan di Gandy Steak House Jakarta Pusat. Jakarta, (22/9) Merahputih.com / Rizki Fitrianto.

Dengan terbentuknya Fortiber, diharapkan para Pengurus dan anggota bisa lebih berperan dalam melaksanakan hak kewajiban dan tanggung jawabnya untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Anda menjelaskan, Kopdar dilakukan untuk memberikan pedoman kepada pengurus dan anggota supaya timbul kepeduliannya untuk saling menjalin persaudaraan dan menjadi orang yang produktif, dapat mengasah kematangan pribadi menelorkan buah karya yang dapat dikontribusikan kepada Pemerintah.

Selain itu Kopdar juga mengajak semua etnis Tionghoa bersatu, bersama-sama etnis lainnya di Indonesia untuk membangun, menjaga NKRI yang kita cintai dan Pancasila yang kita banggakan.

"Sekaligus memelihara keutuhan bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan nasional agar cita-cita Kemerdekaan yang sesungguhnya dapat terwujud yakni masyarakat yang adil, makmur dan sejartera.

Ditempat yang sama, Dr Eddie Kusuma, Ketua Dewan Pembina Fortiber menekankan bahwa Fortiber tidak akan bermain dalam politik praktis. Meskipun lanjutnya, ada orang-orang yang ada di dalam Fortiber masuk dalam beberapa partai politik.

"Fortiber itu menjalankan politik masyarakat. Tujuannya mengangkat harkat martabat masyarakat sesuai dengan nilai ideologi kita, Pancasila," ujarnya. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Sejarah Kelam Komunitas Tionghoa Peranakan “Ciben”
  2. Boy : Saya Mundur Bukan Karena Tidak Mendukung Calon Kristen dan Tionghoa
  3. Kisah Larissa Chou, Gadis Tionghoa yang Menemukan Islam
#Tionghoa #Fortiber
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Fun
Cara Unik Rayakan Imlek, 3 Film Horor Pilihan Bertema Budaya Tionghoa
Film-film horor ini menghadirkan nuansa mistis, kutukan, hingga tradisi leluhur kental Tionghoa, sehingga cocok menjadi hiburan menegangkan.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Februari 2026
Cara Unik Rayakan Imlek, 3 Film Horor Pilihan Bertema Budaya Tionghoa
Lifestyle
Makna Imlek 2026: Tahun Shio Kuda Api yang Bawa Energi Perubahan Kuat
Makna Imlek 2026 menandai tahunnya Shio Kuda. Shio ini membawa energi perubahan kuat dan membuka era baru.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
Makna Imlek 2026: Tahun Shio Kuda Api yang Bawa Energi Perubahan Kuat
Lifestyle
7 Tradisi Imlek yang Masih Lestari di Indonesia, Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan
Tradisi Imlek di Indonesia ini masih biasa dilakukan oleh masyarakat Tionghoa. Tradisi itu menjadi simbol harapan dan kebersamaan.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
7 Tradisi Imlek yang Masih Lestari di Indonesia, Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan
Berita Foto
Ornamen Tionghua Hiasi Pusat Perbelanjaan Jelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Jakarta
Pengunjung berfoto bersama dengan latar belakang Ornamen Oriental Khas Imlek di Pusat Perbelanjaan Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 11 Februari 2026
Ornamen Tionghua Hiasi Pusat Perbelanjaan Jelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Jakarta
Tradisi
Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
Warna merah dalam kebudayaan Tionghoa merupakan salah satu budaya yang paling kaya akan simbol.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
 Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
Berita Foto
Umat Buddha Gelar Buka Puasa Bersama untuk Umat Muslim saat Ramadan 1446 H di Vihara Dharma Bakti
Umat membagikan makanan untuk buka puasa bagi umat muslim di Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Senin (10/3/2025).
Didik Setiawan - Senin, 10 Maret 2025
Umat Buddha Gelar Buka Puasa Bersama untuk Umat Muslim saat Ramadan 1446 H di Vihara Dharma Bakti
Berita Foto
Warga Etnis Tionghoa Berburu Pernak-pernik Jelang Perayaan Imlek 2025
Warga Etnis Tionghoa memilih berbagai pernak-pernik Imlek di Kawasan Pecinan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (20/1/2025).
Didik Setiawan - Senin, 20 Januari 2025
Warga Etnis Tionghoa Berburu Pernak-pernik Jelang Perayaan Imlek 2025
Indonesia
Komunitas Tionghoa Curhat ke RIDO, Jakarta Harus Punya Gedung Opera Kesenian
Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO), menerima masukan dari Komunitas Tionghoa terkait gedung Chinese Opera
Frengky Aruan - Rabu, 23 Oktober 2024
Komunitas Tionghoa Curhat ke RIDO, Jakarta Harus Punya Gedung Opera Kesenian
Indonesia
Bertemu Komunitas Tionghoa, Ridwan Kamil Pamer Punya 20 Karya di China
Ridwan Kamil (RK) atau Bang Emil blusukan di Kawasan Glodok, Jakarta Barat, Rabu (23/10).
Frengky Aruan - Rabu, 23 Oktober 2024
Bertemu Komunitas Tionghoa, Ridwan Kamil Pamer Punya 20 Karya di China
Lifestyle
Memahami Makna di Balik Angka 8 dalam Kepercayaan Masyarakat Tionghoa
Masyarakat Tionghoa memiliki sejumlah nilai filosofis yang kaya, dan salah satunya adalah keyakinan terhadap angka 8.
Pradia Eggi - Rabu, 24 Januari 2024
Memahami Makna di Balik Angka 8 dalam Kepercayaan Masyarakat Tionghoa
Bagikan