MERAHPUTIH.COM - MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut pelantikan presiden terpilih periode 2024-2029 akan dilakukan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Oktober mendatang. Hal itu dimungkinkan mengingat Jakarta nantinya sudah tak lagi berstatus menjadi ibu kota negara setelah kepindahan ke IKN.
Hal tersebut diungkapkan Basuki saat ditemui wartawan setelah menghadiri raker persiapan mudik 2024 bersama Komisi V DPR RI di gedung parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (2/4).
Baca juga:
Prabowo Bakal Pajang Lukisan Hadiah SBY di Istana Presiden Baru IKN
Basuki menyebut rencana upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang masih akan tetap dilakukan di IKN. "Kalau 17 Agustus di sana, tapi mungkin pidato kenegaraan masih tetap di sini (Jakarta). Upacara 17 Agustus rencananya masih di sana, pelantikan presiden juga Insya Allah di sana. Rencananya begitu," katanya.
Saat menanggapi hal tersebut, wakil presiden (wapres) terpilih Gibran Rakabuming Raka menyebut pihaknya akan mengikuti aturan MPR RI. Pelantikan presiden dan wakil presiden akan dilakukan MPR RI. Keduanya dilantik dalam sidang paripurna MPR.
“Saya ikut saja ya (pelantikan di IKN). Saya ikut saja (bikin sejarah pertama kali),” ujar Gibran singkat Balai Kota, Rabu (3/4).
Prabowo Subianto resmi memenangi Pilpres 2024 versi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia dan Gibran Rakabuming Raka mengantongi 96.214.691 suara. Pasangan calon nomor urut 2 tersebut unggul di 36 provinsi dari 38 provinsi.
Meski begitu, saat ini kemenangan mereka masih mendapatkan perlawanan dari paslon satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta paslon nomor tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Kemenangan Prabowo-Gibran masih dalam gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Dalam 2 Bulan Pembangunan IKN Sudah Habiskan Rp 2,3 Triliun APBN