Cerita Warga Tanjung Pasir ‘Pergoki’ Orang yang Diduga Pasang Pagar Laut

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 22 Januari 2025
Cerita Warga Tanjung Pasir ‘Pergoki’ Orang yang Diduga Pasang Pagar Laut

Pembongkaran Pagar Laut. (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pagar laut misterius di perairan Tangerang menuai kecurigaan soal siapa yang memasangnya. Nelayan di kawasan Tanjung Pasir, Tangerang mengaku tak tahu-menahu siapa pemasang bambu tersebut dan otak di belakangnya.

Ujo (45), salah satu warga dan nelayan mengaku pagar laut itu awalnya mulai terdeteksi pada tahun 2024 lalu.

“Saat itu saya dan beberapa nelayan yang melaut kaget karena ada bambu berjejer yang menghalangi kami melintas,” kata Ujo di Tanjung Pasir, Tangerang, Rabu (22/1).

Pagar laut itu posisinya memang lebih dekat ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Ujo menuturkan, beberapa warga juga tak ada yang mengenal siapa orang yang memasang pagar itu.

Baca juga:

Setelah Dibongkar, Bambu Pagar Laut Bakal Dipakai Penangkaran Kerang Hijau

Dia mengaku pernah melihat beberapa orang membawa bambu untuk dipasang di sana.

“Saya waktu itu lihat malam-malam ada orang bawa bambu. Seperti lagi masang disana,” terang dia.

Karena curiga, Ujo mendatangi mereka. “Pas saya tanya alasan, mereka tak mau jawab,” ujar Ujo.

Ujo berharap pagar laut ini cepat dibongkar agar nelayan bisa bebas beraktivitas.

“Kami dukung pembongkaran ini. Sambil kalau bisa dicari tahu siapa pelakunya,” tutup Ujo.

Sebelumnya, Jaringan Rakyat Pantura (JRP) mengklaim bahwa merekalah yang membangun pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di perairan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten itu. Koordinator JRP, Sandi Martapraja, mengaku masyarakat sekitar ikut membangun pagar laut tersebut.

Sandi menyebut, pagar laut itu berguna untuk mencegah abrasi.

Dia juga menjelaskan bahwa pagar laut yang terbuat dari bilah-bilah bambu itu bisa mencegah bencana. Misalnya mengurangi dampak gelombang besar, mencegah abrasi, hingga memitigasi ancaman tsunami. (Knu)

#Pagar Laut Tangerang #Nelayan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Bui di Kasus Korupsi Pagar Laut Tengerang
Tiga terpidana lain yang turut divonis adalah Sekretaris Desa Kohod, Ujang Karta; pengacara Septian Prasetyo; dan wartawan Chandra Eka Agung Wahyudi.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Bui di Kasus Korupsi Pagar Laut Tengerang
Indonesia
Pemerintah Sediakan Balok Es, Prabowo Klaim Pendapatan Nelayan Naik 100 Persen
Dengan balok es yang tersedia setiap hari, kata Presiden, ikan hasil tangkapan nelayan kembali dalam keadaan segar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Oktober 2025
Pemerintah Sediakan Balok Es, Prabowo Klaim Pendapatan Nelayan Naik 100 Persen
Indonesia
3,9 Juta Nelayan Masuk Miskin Ekstrem, DPR Desak Program KNMP Jadi Solusi
Data BPS menyebut pada 2022 kemiskinan di daerah pesisir mencapai 17,74 jiwa sebanyak 3,9 juta jiwa masuk kategori miskin ekstrem.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
3,9 Juta Nelayan Masuk Miskin Ekstrem, DPR Desak Program KNMP Jadi Solusi
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Nelayan Terdampak Pembangunan Pagar Beton Cilincing Terdata dan Mendapatkan Kompensasi Tepat Sasaran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo juga memastikan nasib para nelayan akan tetap diperhatikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 16 September 2025
Pemprov DKI Pastikan Nelayan Terdampak Pembangunan Pagar Beton Cilincing Terdata dan Mendapatkan Kompensasi Tepat Sasaran
Indonesia
Tanggul Beton di laut Cilincing Diklaim Buat Proyek Pelabuhan Bukan Seperti Proyek Pagar Laut
KKP telah menerbitkan secara resmi izin persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (PKKPRL) bagi PT KCN dengan peruntukan pembangunan pelabuhan umum di Cilincing, Jakarta Utara pada 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 September 2025
Tanggul Beton di laut Cilincing Diklaim Buat Proyek Pelabuhan Bukan Seperti Proyek Pagar Laut
Indonesia
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Hasil verifikasi KKP menemukan tanggul beton itu merupakan bagian dari proyek reklamasi pantai milik PT Karya Citra Nusantara (KCN).
Wisnu Cipto - Kamis, 11 September 2025
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Indonesia
Tanggul Beton di Pesisir Cilincing Bikin Heboh, Pramono Anung Tegaskan Tidak Keluarkan Izin
KKP memastikan pembangunan tanggul beton itu sudah memiliki izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Tanggul Beton di Pesisir Cilincing Bikin Heboh, Pramono Anung Tegaskan Tidak Keluarkan Izin
Indonesia
Heboh Tanggul Beton Laut di Cilincing, Pramono Segera Panggil PT KCN
Tanggul beton laut di Cilincing kini menjadi masalah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, segera memanggil PT KCN.
Soffi Amira - Kamis, 11 September 2025
Heboh Tanggul Beton Laut di Cilincing, Pramono Segera Panggil PT KCN
Indonesia
Tanggul Beton di Cilincing Halangi Nelayan, Pemprov DKI Tegaskan tak Pernah Keluarkan Izin Bangunan
Tanggul beton di pesisir Cilincing menghalangi nelayan saat mencari ikan. Pemprov DKI Jakarta menegaskan, bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan izin bangunan.
Soffi Amira - Rabu, 10 September 2025
Tanggul Beton di Cilincing Halangi Nelayan, Pemprov DKI Tegaskan tak Pernah Keluarkan Izin Bangunan
Indonesia
Viral Tanggul Beton di Cilincing Ganggu Nelayan, Dinas SDA DKI: itu Bukan Proyek Pemerintah
Tanggul beton di Cilincing mengganggu nelayan. Namun, Dinas SDA DKI Jakarta menegaskan, bahwa proyek tersebut bukan milik pemerintah.
Soffi Amira - Rabu, 10 September 2025
Viral Tanggul Beton di Cilincing Ganggu Nelayan, Dinas SDA DKI: itu Bukan Proyek Pemerintah
Bagikan