Cerita Warga Tanjung Pasir ‘Pergoki’ Orang yang Diduga Pasang Pagar Laut
Pembongkaran Pagar Laut. (MP/Kanu)
MerahPutih.com - Pagar laut misterius di perairan Tangerang menuai kecurigaan soal siapa yang memasangnya. Nelayan di kawasan Tanjung Pasir, Tangerang mengaku tak tahu-menahu siapa pemasang bambu tersebut dan otak di belakangnya.
Ujo (45), salah satu warga dan nelayan mengaku pagar laut itu awalnya mulai terdeteksi pada tahun 2024 lalu.
“Saat itu saya dan beberapa nelayan yang melaut kaget karena ada bambu berjejer yang menghalangi kami melintas,” kata Ujo di Tanjung Pasir, Tangerang, Rabu (22/1).
Pagar laut itu posisinya memang lebih dekat ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Ujo menuturkan, beberapa warga juga tak ada yang mengenal siapa orang yang memasang pagar itu.
Baca juga:
Setelah Dibongkar, Bambu Pagar Laut Bakal Dipakai Penangkaran Kerang Hijau
Dia mengaku pernah melihat beberapa orang membawa bambu untuk dipasang di sana.
“Saya waktu itu lihat malam-malam ada orang bawa bambu. Seperti lagi masang disana,” terang dia.
Karena curiga, Ujo mendatangi mereka. “Pas saya tanya alasan, mereka tak mau jawab,” ujar Ujo.
Ujo berharap pagar laut ini cepat dibongkar agar nelayan bisa bebas beraktivitas.
“Kami dukung pembongkaran ini. Sambil kalau bisa dicari tahu siapa pelakunya,” tutup Ujo.
Sebelumnya, Jaringan Rakyat Pantura (JRP) mengklaim bahwa merekalah yang membangun pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di perairan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten itu. Koordinator JRP, Sandi Martapraja, mengaku masyarakat sekitar ikut membangun pagar laut tersebut.
Sandi menyebut, pagar laut itu berguna untuk mencegah abrasi.
Dia juga menjelaskan bahwa pagar laut yang terbuat dari bilah-bilah bambu itu bisa mencegah bencana. Misalnya mengurangi dampak gelombang besar, mencegah abrasi, hingga memitigasi ancaman tsunami. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Bui di Kasus Korupsi Pagar Laut Tengerang
Pemerintah Sediakan Balok Es, Prabowo Klaim Pendapatan Nelayan Naik 100 Persen
3,9 Juta Nelayan Masuk Miskin Ekstrem, DPR Desak Program KNMP Jadi Solusi
Pemprov DKI Pastikan Nelayan Terdampak Pembangunan Pagar Beton Cilincing Terdata dan Mendapatkan Kompensasi Tepat Sasaran
Tanggul Beton di laut Cilincing Diklaim Buat Proyek Pelabuhan Bukan Seperti Proyek Pagar Laut
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Tanggul Beton di Pesisir Cilincing Bikin Heboh, Pramono Anung Tegaskan Tidak Keluarkan Izin
Heboh Tanggul Beton Laut di Cilincing, Pramono Segera Panggil PT KCN
Tanggul Beton di Cilincing Halangi Nelayan, Pemprov DKI Tegaskan tak Pernah Keluarkan Izin Bangunan
Viral Tanggul Beton di Cilincing Ganggu Nelayan, Dinas SDA DKI: itu Bukan Proyek Pemerintah