Cerita Pedagang Belum Berani Jualan Foto Jokowi-Ma'ruf Amin

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2019
Cerita Pedagang Belum Berani Jualan Foto Jokowi-Ma'ruf Amin

Pedagang bingkai di Jalan Raya Pasar Minggu memperlihatkan bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Kamis (18/10) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pedagang bingkai di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Cucung (37) mengaku belum berani menjual atau memajang bingkai foto Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Ia menunggu sampai pelantikan selesai.

"Baru mulai jual nanti setelah pelantikan, biasanya foto resmi sudah keluar," kata Cucung, Jumat (18/10).

Baca Juga:

Menhut era SBY: Wajah Gedung MPR/DPR Menyeramkan Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Senada dengan Cucung, Lina (30) pedagang bingkai lainnya di kawasan Mampang Prapatan, mengatakan foto yang asli ada copywrite di bagian bawah foto.

"Kalau yang asli pasti ada copyrite nya di bagian bawah foto, jadi enggak asal pesan aja, kita tunggu yang asli keluar dulu baru kita pajang," ucap Lina.

Pengrajin pigura di Solo, Jawa Tengah mulai menjual bingkai foto Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin), Kamis (17/10). (MP/Ismail)
Ilustrasi: Pengrajin pigura di Solo, Jawa Tengah mulai menjual bingkai foto Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Kamis (17/10). (MP/Ismail)

Sementara itu, Sekretaris Negara telah menerbitkan foto resmi Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dengan versi yang berbeda yang beredar di pasar.

Foto versi Sekretaris Negara, sebagaimana dikutip Antara, kedua petinggi negara ini difoto dengan posisi miring ke samping, tersenyum tanpa memperlihatkan deretan gigi dengan warna agak gelap dari yang banyak beredar di pasar. Lalu keduanya menggunakan dasi warna merah senada.

Baca Juga:

Tutup Jalan Demi Pelantikan Jokowi, Polisi Dikritik Terlalu Paranoid

Foto versi penjual presiden dan wapres tersenyum tampak gigi dan menghadap lurus ke depan, warna lebih terang. Versi lainnya presiden tetap sama.

Hanya foto wapres yang berbeda dengan posisi tampak menengadah ke atas, senyum tanpa memperlihatkan gigi dan nama ditulis lengkap dengan gelar pendidikan. (*)

#Jokowi-Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan