Cerita Lasiyem dan Sony Mendapat Sembako Serta Beasiswa di Desa Terong

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 08 November 2017
Cerita Lasiyem dan Sony Mendapat Sembako Serta Beasiswa di Desa Terong

Beberapa warga yang menerima paket sembako dari Universitas Gadjah Mada (UGM). (Foto: Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lasiyem (70) tampak tergopoh-gopoh menjinjing sebuah bungkusan berisi paket sembako saat keluar dari kantor Desa Terong, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (8/11). Raut wajahnya sumringah. Meski badannya kian membungkuk lantaran beban di tangan kirinya, Lasiyem tetap bersemangat berjalan menuju pintu gerbang kantor desa.

Ketika disapa, Lasiyem mengaku senang jika ada kegiatan pemberian bantuan sembako gratis di desanya. "Senang, kalau bisa ada seperti ini lagi," kata Lasiyem kepada Merahputih.com.

Menurut Lasiyem, kegiatan semacam ini sangat jarang ia temui. Ketika ada undangan dari kepala desa untuk hadir, ia pun bersemangat datang bersama ibu-ibu yang lain dari dusun Sendangsari.

Tidak hanya Lasiyem yang tampak sumringah, pun dengan Sony Dwi kuncoro (12), siswa kelas VI SD Sendagsari ini mengaku senang dan gembira karena di hari itu ia termasuk dalam daftar 45 orang siswa SD dan SMP di Desa Terong yang mendapat bantuan beasiswa pendidikan sebesar Rp 250 ribu.

Sony yang duduk lesehan bersama kedua temannya, Aprilianto dan Rendi, menunggu panggilan dari panitia untuk mendapatkan amplop bantuan beasiswa.

Dikatakan Sony, sehari sebelumnya aparatur desa menyambangi rumahnya dan menyampaikan surat bantuan dana beasiswa. "Kelihatannya pak kepala desa datang ke rumah, ketemu dengan bapak," kata Soni.

Sony mengaku, beasiswa tersebut merupakan yang kali pertama ia dapatkan. Karena itu, ia datang pagi-pagi ke kantor kepala desa dengan mengenakan pakaian seragam pramuka. Ia datang sendiri karena kedua orang tuanya masih bekerja di ladang.

Pemberian bantuan 250 paket sembako dan bantuan dana beasiswa pendidikan merupakan kegitan bakti sosial yang dilaksanakan oleh kelompok Dharma Wanita Persatuan (DWP) UGM di Desa Terong.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, menurut Ketua DWP UGM Nur Indrianti Panut Mulyono merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis UGM ke-68. "Salah satu kegiatan Dies adalah melaksanakan bakti sosial yang kita laksanakan pada hari ini," kata istri Rektor UGM melalui keterangan pers di Yogyakarta.

Menurut Nur Indriyanti, kegiatan tersebut dilaksankan secara bergiliran setiap tahun di lima kabupaten/kota di DIY.

Dalam kesempatan itu, ia menyebutkan dalam kegitan bakti sosial kali ini juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang dibantu tim medis dari RSA UGM dan GMC serta didukung tim dari FK UGM dan LPPM. "Kita menerjunkan 7 dokter, empat perawat dan tiga apoteker," katanya.

Lurah Desa Terong Welasiman mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh DWP UGM ini diharapkan bisa meringankan beban ekonomi masyarakat Desa Terong.

"Tidak semua warga berkesempatan mendapatakan bantuan. Namun, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pada warga kami," kata Welasiman. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca berita terkait Yogyakarta lainnya di: Kawasan titik Nol Malioboro Kini Makin Cantik Untuk Selfie

#Bantuan Sosial #Universitas Gadjah Mada
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Penjual es gabus di Kemayoran, Suderajat, viral setelah dituduh menjual es berbahan spons. Ia pun diberi bantuan berupa motor dan modal usaha.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Indonesia
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair
Dana tersebut diberikan untuk korban bencana yang tidak tinggal di hunian sementara (huntara) atau mengungsi di rumah kerabat atau saudaranya mulai dicairkan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair
Indonesia
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Ketidakpastian ini mereda setelah diketahui bahwa pengirimnya adalah organisasi non-pemerintah
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Desember 2025
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang
Tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang
Indonesia
Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial
Posyandu selama ini dipersepsikan hanya sebagai tempat penimbangan balita, padahal secara fungsi merupakan pusat layanan terpadu bagi warga di tingkat desa
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial
Indonesia
Bermain Judol, Ribuan Penerima Bantuan di Yogyakarta Dihentikan
Karena temuan PPATK hanya didasarkan pada data nomor induk kependudukan dan nomor rekening
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Bermain Judol, Ribuan Penerima Bantuan di Yogyakarta Dihentikan
Dunia
Program Bantuan Pangan Dihentikan, Setengah dari Negara Bagian AS Gugat Pemerintahan Donald Trump
Pemerintahan Trump disebut kejam karena tak memperhatikan rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Oktober 2025
  Program Bantuan Pangan Dihentikan, Setengah dari Negara Bagian AS Gugat Pemerintahan Donald Trump
Indonesia
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Saat ini dari 30,04 juta target penerima manfaat BLTS ada tujuh juta penerima manfaat yang belum memiliki rekening dan sekitar 11 juta rekening yang masih perlu dipastikan lagi validitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Indonesia
Kemensos Klaim 1 Tahun Prabowo, 77 Ribu Keluarga Tidak Lagi Dapat Bantuan PKH, Target 300 Ribu di 2026
Kementerian Sosial menargetkan pada tahun depan lebih dari 300 ribu KPM dalam PKH yang berhasil keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Oktober 2025
Kemensos Klaim 1 Tahun Prabowo, 77 Ribu Keluarga Tidak Lagi Dapat Bantuan PKH, Target 300 Ribu di 2026
Indonesia
Pekerja Bakal Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram dan 2 Liter Minyak Goreng
Pemerintah tengah mematangkan kebijakan penebalan bantuan sosial (bansos) bagi 30 juta keluarga penerima manfaat (KPM) serta para pekerja pada kuartal IV 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Oktober 2025
Pekerja Bakal Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram dan 2 Liter Minyak Goreng
Bagikan