Kesehatan

Cek Yuk, Kebutuhan Protein Harian

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 17 Februari 2024
Cek Yuk, Kebutuhan Protein Harian

Setiap orang punya kebutuhan protein yang berbeda-beda. (Foto Unsplash Mark DeYoung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PROTEIN merupakan salah satu sumber nutrisi yang penting bagi tubuh, termasuk untuk pembentukan sel otot. Oleh karena itu, mencukupi asupan protein sangat penting agar organ-organ bisa berfungsi dengan baik dan kesehatan tubuh selalu terjaga. Kebutuhan protein harian tiap orang perlu dicukupi dengan baik. Soalnya, protein termasuk jenis gizi makro, yaitu nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. Selain protein, jenis nutrisi makro yang lain ialah karbohidrat dan lemak.

Kebutuhan protein setiap orang pun berbeda-beda, tergantung pada jenis kelamin dan usianya. Seperti dilansir Alodokter, berikut jumlah protein harian yang dibutuhkan oleh bayi, anak-anak, dan remaja:


- Bayi 0-5 bulan: 9 gram

- Bayi 6-11 bulan: 15 gram

- Batita: 20 gram

- Anak 4-6 tahun: 25 gram

- Anak 7-9 tahun: 40 gram

- Remaja laki-laki: 70-75 gram

- Remaja perempuan: 65 gram

BACA JUGA:

Berapa Kebutuhan Protein untuk Membentuk Otot?

Sementara itu, berikut jumlah kebutuhan protein harian untuk orang dewasa:

- Pria dewasa: 65 gram

- Perempuan dewasa: 60 gram

- Lansia: 58–64 gram

- Ibu hamil: 70–90 gram

- Ibu menyusui: 75–80 gram

Kebutuhan protein harian bisa saja bertambah bagi orang yang aktif berolahraga. Hal itu untuk membangun dan menjaga massa otot. Umumnya, seseorang yang aktif berolahraga membutuhkan 1,2–2 gram protein per kilogram berat badan.

Contohnya, jika kamu memilki berat badan 55 kilogram dan aktif berolahraga setiap hari atau sedang ingin membentuk jaringan otot lebih banyak, kebutuhan protein harian yang perlu dipenuhi adalah sekitar 66–110 gram.(and)

BACA JUGA:

Dada Ayam Vs Tahu, Pilih Protein tanpa Lemak yang Lebih Sehat

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan