Cegah Banjir, Kota Tangerang Siapkan 102 Rumah Pompa

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 18 Januari 2024
Cegah Banjir, Kota Tangerang Siapkan 102 Rumah Pompa

Kota Tangerang siapkan 102 rumah pompa untuk antisipasi banjir. Foto: dok. Pemkot Tangerang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Memasuki musim hujan, Pemkot Tangerang melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi banjir. Langkah tersebut dilakukan dengan menormalisasi drainase hingga pemeliharaan rumah pompa.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kini Kota Tangerang sudah memiliki 102 rumah pompa.

Baca juga: Siklon Tropis di Samudra Hindia Berpotensi Timbulkan Cuaca Ekstrem

Kepala DPUPR, Ruta Ireng Wicakosono mengatakan, rumah pompa berfungsi untuk memindahkan dan mengatur debit air, dari satu saluran ke saluran air lainnya. Sampai saat ini, sebanyak 102 rumah pompa sudah tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang.

"Pemeliharaan rumah pompa ini terus kami maksimalkan terlebih saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan. Apabila terjadi genangan, maka rumah pompa tersebut dapat bekerja dengan maksimal," kata Ruta dalam siaran persnya, Kamis (18/1).

Rumah pompa akan mengatur debit air dari satu saluran ke saluran lainnya
Rumah pompa akan mengatur debit air dari satu saluran ke saluran lainnya. Foto: dok. Pemkot Tangerang

Ruta menambahkan, upaya antisipasi banjir juga perlu dilakukan dengan berkolaborasi bersama masyarakat Kota Tangerang. Upaya tersebut adalah tidak membuang sampah sembarangan hingga tidak merusak peralatan pendukung antisipasi banjir lainnya.

"Kami beserta seluruh OPD terkait dalam penanganan banjir ini akan terus berusaha semaksimal mungkin dalam menangantisipasi banjir di Kota Tangerang. Tentu, kami juga berharap masyarakat Kota Tangerang dapat berperan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan pendukung antisipasi banjir," tutupnya.

Sebagai informasi, berikut ini adalah peralatan rumah pompa beserta pelengkapnya yang tersebar di Kota Tangerang:

  • Jumlah tempat panel: 60
  • Jumlah pompa diesel: 72
  • Jumlah pompa listrik: 188
  • Jumlah pompa berjalan: 10
  • Jumlah mobil pompa: 4
  • Jumlah pompa berjalan 700L/DETIK: 5
  • Jumlah pompa berjalan 500L/detik: 3
  • Jumlah pompa berjalan 400L/detik: 4
  • Jumlah pompa aksial 300L/detik: 2 (*)

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Targetkan Punya 25 Alat Pemantau Kualitas Udara

#Banjir #Cuaca Buruk #Tangerang Kota
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Indonesia
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
BMKG mengidentifikasi beberapa pola konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan intensitas hujan sedang hingga lebat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Meski sebagian besar daerah mulai memasuki kondisi kering, dinamika atmosfer memicu peningkatan curah hujan dan terpaan angin kencang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Cerah Seharian pada 4 Agustus 2026, Suhu Udara Maksimal Capai 32 Derajat Celsius
Perubahan dinamis kondisi udara mulai terlihat saat memasuki periode siang hari di beberapa wilayah daratan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Cerah Seharian pada 4 Agustus 2026, Suhu Udara Maksimal Capai 32 Derajat Celsius
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 3 Agustus: Jakarta Selatan, Timur, dan Barat Diguyur Hujan Sore Ini
Pergerakan cuaca di Jakarta hari ini terbilang cukup dinamis
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 3 Agustus: Jakarta Selatan, Timur, dan Barat Diguyur Hujan Sore Ini
Indonesia
Peringatan BMKG 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Selain peningkatan curah hujan, BMKG mendeteksi potensi hembusan angin kencang menyeberangi 23 provinsi dari pulau Sumatra hingga Papua
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Peringatan BMKG 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Bagikan