Cawapres Jokowi Sudah Oke, Demokrat Kalau Kecewa Sama Gerindra Silakan Gabung

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 24 Juli 2018
Cawapres Jokowi Sudah Oke, Demokrat Kalau Kecewa Sama Gerindra Silakan Gabung

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi menjenguk SBY bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla di RSPAD Gatot Subroto (@sekretariat.kabinet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Enam Ketum Partai Koalisi sudah menyepakati satu nama cawapres yang bakal mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kini mereka resmi membuka diri bagi partai lain untuk bergabung dalam koalisi mendukun Jokowi Presiden Dua Periode, terutama Demokrat.

"Koalisi tidak membatasi hanya pada enam parpol saja. Namun demikian, tambahan anggota koalisi harus disepakati seluruh anggota yang enam secara mufakat," kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy di Jakarta, Selasa (24/7).

Bahkan, dilansir Antara, Ketum PPP itu memastikan koalisi partai pemerintah juga mempersilakan Demokrat bergabung apabila hasil pembicaraan dengan Gerindra tidak menggembirakan.

SBY bersama Prabowo Subianto (kanan) dan jajaran pengurus partai seusai mengadakan pertemuan tertutup di Puri Cikeas, Bogor, Kamis (27/7). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Untuk diketahui, Gerindra, PAN, dan PKS dipastikan akan menjadi koalisi yang akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Kini Demokrat tinggal satu-satunya parpol yang belum menentukan arah koalisinya dengan alasan masih menyerap aspirasi dari pengurus daerah.

Dijadwalkan pada Selasa malam Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

Pada pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, semalam, enam ketua umum partai anggota koalisi, yakni Megawati Soekarnoputri dari PDIP, Airlangga Hartarto dari Golkar, Surya Paloh dari Nasdem, Oesman Sapta Odang dari Hanura, Muhaimin Iskandar dari PKB, dan Rommy dari PPP menyepakati keenam parpol itu sebagai formasi solid pengusungan Jokowi sebagai capres 2019.

Rommy
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy (ANTARA FOTO/Jafkhairi)

Dalam pertemuan itu koalisi juga telah menyepakati cawapres pendamping Jokowi yang pada saatnya nanti akan diumumkan sendiri oleh Jokowi.

"Koalisi sepakat akan bertemu kembali selambat-lambatnya pekan depan untuk membicarakan langkah-langkah lanjutan yang dianggap perlu dalam rangka pemenangan Presiden Jokowi dalam Pilpres 2019," tandas Rommy. (*)

#Partai Demokrat #Gerindra #Koalisi Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Bagikan