MANFAATKAN waktu sebaik mungkin. Jangan sampai ketika ingin mengerjakan sesuatu, tetapi waktunya terasa tidak cukup. Ketika waktunya sudah ada, justru kamu yang merasa malas dan malah menundanya.
Bahkan saat sudah niat mengerjakan sesuatu, tetapi bingung harus mulai dari mana karena terlalu banyak tugas yang harus diselesaikan. Akhirnya, waktu terbuang sia-sia dan tugas tak ada yang selesai.
Baca Juga:
Belajar Mengatur Waktu Saat Ngilmu di Negeri Aing Belum Tatap Muka
Nah, dilansir Indeed, ada teknik bernama SMART yang bisa kamu coba untuk mengatur waktu dengan baik. SMART adalah singkatan dari specific, measurable, attainable, relevant, dan time-based. Biasanya metode SMART digunakan oleh seseorang untuk menetapkan langkah dan tujuan bisnis. Namun, kamu bisa menggunakannya untuk mengatur waktu sehari-hari.
Specific artinya tugas atau target apa yang ingin kamu selesaikan dan tuliskan harus dengan spesifik. Measurable menentukan hal yang bisa kamu jadikan tolok ukur untuk tahu apakah tugas dan target tadi sudah tercapai atau belum.
Lalu Attainable mempertimbangkan apakah tugas dan target tadi bisa diselesaikan dengan kemampuan yang dimiliki saat ini, baik dari segi kemampuan, lingkungan, dan jumlah waktu. Sementara Relevant berfungsi untuk menentukan tugas manakah yang harus diprioritaskan lebih dulu dan seperti apa kepentingannya. Terakhir, tetapkan kapan tugas harus selesai dengan menjalani time-based.
Baca Juga:
Tips Manajemen Waktu di Tengah Kesibukan Kuliah dan Syuting ala Prilly Latuconsina
Setelah selesai memecahnya berdasarkan metode SMART, buatlah sebuah daftar yang membagi-bagi tugas besar ke dalam bagian kecil. Misalnya kamu diminta membuat tulisan esai, maka langkah kecilnya adalah riset, menyusun outline, dan menulis.
Selain membuat daftar, penting juga untuk menetapkan waktu khusus kapan tugas harus dikerjakan. Ketika waktu yang kamu miliki sempit, selalu ingat bahwa lebih baik mengerjakan sedikit demi sedikit daripada tidak sama sekali.
Kunci penting lainnya ketika mengerjakan tugas adalah fokus dan jauhi hal-hal yang bisa mendistraksi. Biasanya gangguan datang dari notifikasi ponsel, suara orang mengobrol, atau musik. Jika memang memungkinkan, kerjakan tugas di tempat yang bisa membuatmu tenang dan usahakan hanya fokus mengerjakan satu tugas dalam satu waktu supaya pikiranmu tidak terbagi-bagi.
Terakhir, tentunya jangan lupa untuk istirahat. Memaksakan otak dan tubuh untuk terus bekerja dapat membuat daya fokusmu menurun dan merasa kelelahan. Akibatnya, pengerjaan tugas menjadi tak maksimal atau bahkan salah. Jadi, seimbangkan waktu kerja dan istirahatmu. (mcl)
Baca Juga: