Cara Menghindari Jerawat Dengan Lebih Efektif
Peta jerawat. (:Foto: Pixabay/Mohamed Hassan)
MerahPutih.com - Jerawat terkadang membuat orang tidak percaya diri. Padahal, masalah kulit ini umum dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor penyebab jerawat, serta langkah-langkah untuk mengelola kondisi kulit, maka jerawat dapat dihindari ini dengan lebih efektif.
"Jujur kasus yang paling banyak ditangani sehari-hari adalah kasus jerawat itu sangat banyak sekali,"
Dokter Spesialis Kulit Akbar Wedyadhana saat gelar wicara di Jakarta, Minggu (25/2).
Baca Juga:
Letak Jerawat Bisa Menunjukkan Masalah Kesehatan
Menurut dokter spesialis kulit lulusan Universitas Indonesia tersebut penyebab jerawat sangatlah beragam, dan dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah patogenesis. Jerawat dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:
1. Kondisi kulit berminyak.
Produksi minyak berlebih oleh kelenjar minyak pada kulit dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, yang kemudian menyebabkan timbulnya jerawat.
2. Sumbatan pada saluran keluar kelenjar minyak.
Jika sel-sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit, mereka dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan terbentuknya komedo, yang kemudian dapat berkembang menjadi jerawat.
3. Pertumbuhan bakteri berlebihan.
Bakteri P. acnes, yang biasanya hadir pada kulit, dapat berkembang biak secara berlebihan di pori-pori yang tersumbat, menyebabkan peradangan dan pembentukan jerawat.
4. Peradangan kulit.
Faktor seperti peradangan dan inflamasi pada kulit juga dapat memicu terjadinya jerawat, yang sering kali berbentuk jerawat meradang, bernanah, atau bahkan nyeri.
Faktor Eksternal
Jerawat juga dapat dipicu oleh eksternal lainnya, mulai dari faktor lingkungan hingga pola makan. Ada juga faktor dari luar, seperti lingkungan, polusi, debu, sinar matahari pola diet.
"Nah itu juga bisa mencetuskan jerawat begitu,” ungkapnya.
Dhana memaparkan, beberapa cara harus dilakukan untuk mencegah ataupun menangani jerawat secara efektif, di antaranya:
1. Perawatan kulit sehari-hari.
Membersihkan wajah secara teratur dengan pembersih yang lembut dan tidak mengiritasi, serta menggunakan produk-produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan individu.
2. Hindari produk yang memicu jerawat.
Menghindari penggunaan produk make-up atau skincare yang dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk kondisi jerawat, seperti produk berbasis minyak atau produk yang mengandung bahan-bahan iritasi.
3. Perubahan gaya hidup.
Memperhatikan pola makan yang sehat dengan menghindari makanan yang dapat memicu peradangan, serta mengelola stres dengan cara seperti olahraga, meditasi, atau teknik relaksasi lainnya.
4. Konsultasi dengan dokter.
Jika jerawat tetap menjadi masalah, berkonsultasilah dengan dokter spesialis dermatologi. Mereka dapat memberikan penanganan yang sesuai, termasuk penggunaan obat-obatan topikal atau oral yang diresepkan sesuai dengan kondisi kulit dan kebutuhan individu. (*)
Baca Juga:
6 Kandungan Wajib pada Serum untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya