Cara JHL Auto Bertahan di Masa Pandemi COVID-19
Omset JHL Auto meningkat di masa pandemi (Foto: merahputih.com/rizki fitrianto)
PANDEMI COVID-19 yang melanda tanah air memberikan dampak yang luar biasa bagi berbagai sektor industri, tak terkecuali industri otomotif.
Bahkan, banyak diler yang penjualannya menurun tajam, hingga mengakibatkan gulung tikar. Namun, hal itu berbeda dengan diler mobil JHL Auto yang terletak di Gading Serpong, Tangerang.
Baca Juga:
Jerry Hermawan Lo Bagikan Tips Sukses Menjual 28 Unit Jeep dalam 1 Jam
Terpaan pandemi COVID-19 rupanya tak memengaruhi jumlah penjualan mobil di JHL Auto. Justru jumlah penjualannya kian meningkat, demikian diungkapkan oleh Michael Halim sekalu General Manager JHL Auto.
"2019 itu kami jualan hampir bisa dibilang sebulan target sales 5 lebih atau satu tahun hampir 60 unit, lalu pas pandemi justru malah naik, kita di 2020 sold out 3-5 bulan 100 unit, dan 2021 penjualan di JHL auto hampir 100 unit," tutur Michael saat ditemui merahputih.com di JHL Auto, Rabu (12/1).
Bahkan, menurut Michael, saking banyaknya permintaan, banyak para pembeli yang rela inden atau memesan dari 3 bulan sebelumnya.
"Dari awal pandemi sampai sekarang kita enggak pernah stop selling, bahkan beberapa konsumen sangat antusias untuk membeli Jeep," jelas Michael.
Mengenai pencapaian yang luar biasa tersebut, Jerry Hermawan Lo selaku Owner JHL Group, mengaku sangat mengapresiasi tim JHL Auto, khususnya marketing sales. Karena bagi Jerry hal itu sangat membanggakan.
"Kepada marketing sales di JHL Auto yang penjualannya mencapai target, ini satu prestasi di masa pandemi, karena di masa sulit dimana orang-orang lain kekurangan omzet, tapi kita malah berkembang dengan baik," ujar Jerry Hermawan Lo.
Baca Juga:
Ketika JHL Group Melawan COVID-19, Sumbang Perlengkapan Medis ke Banyak Rumah Sakit
Selain dari penjualan yang kian meningkat meski di masa pandemi, pendapatan yang signifikan dari JHL Auto yakni dari bengkel. Karena banyak sekali pelanggan yang melakukan perbaikan atau perawatan mobil.
"Dari sekian ribu mobil yang kita jual, tentunya bengkel sangat potensial, karena banyak customer yang melakukan perawatan, ganti oli dan sebagainya, maintenance mobil, karena kita memang service-nya baik, jadi mereka balik lagi-balik lagi, selama pandemi awal pandemi kita dapat bertahan dari bengkel," ujar Jerry.
Untuk langkah ke depan JHL Auto, Jerry mengatakan tentunya akan terus melakukan peningkatan dan perbaikan, agar pelayanan service pada customer lebih baik. Selain itu, JHL Auto akan lebih banyak menyediakan jenis mobil yang lebih beragam.
Menurut Jerry, ada hal yang perlu diperhatikan dalam penjualan, yakni bagaimana cara kita dalam menjiwai produk dengan benar-benar mengetahui produk yang kita jual. Selain itu, jangan lupa juga untuk mempelajari calon pembeli, yang harus sesuai dengan segmentasi mobil yang kamu jual. (ryn)
Baca Juga:
Jerry Hermawan Lo Ajak Karyawan JHL Group Bekerja Sambil Beramal
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Ustaz Derry Senang Founder JHL Group Bakal Bangun 100 Rumah Bagi Korban Bencana Sumatera, Alhamdulillah
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Lumpur Setinggi Lutut Bukan Halangan! JHL Foundation dan IOF Bukittinggi Tembus Jalur Maut Demi Kirim Logistik ke Agam
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025