Cak Imin Tegaskan PKB Berpihak Pada Korban di Kasus Ronald Tannur

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 12 Oktober 2023
Cak Imin Tegaskan PKB Berpihak Pada Korban di Kasus Ronald Tannur

Polisi melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan dengan tersangka Gregorius Ronald Tannur di parkiran bawah tanah Lenmarc Mall, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/10). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gregorius Ronald Tannur (31) ditetapkan oleh polisi sebagai tersangka atas kasus penganiayaan yang berujung pada tewasnya seorang perempuan bernama Dini Sera Afrianti (29).

Ronald belakangan diketahui merupakan putra anggota DPR RI dari PKB Edward Tannur. Usai kasus penganiayaan hingga tewasnya Dini, PKB memutuskan untuk menonaktifkan Edward Tannur dari jabatannya.

Baca Juga:

Ronald Tannur Dijerat Pasal Pembunuhan, Terancam 15 Tahun Penjara

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin mengaku masih menunggu perkembangan kasus tersebut. Cak Imin menerangkan kebijakan menonaktifkan Edward Tannur untuk memastikan tidak ada intervensi politik pada kasus tersebut.

"Masih kita tunggu prosesnya, kebutuhannya apa. Kalau kebutuhannya (agar) kewibawaan orangtuanya tidak menganggu secara objektif pada hukum itulah dinonaktifkan. Dinonaktifkan artinya polisi tidak perlu khawatir dalam memproses ini," ujar Cak Imin di University Club (UC) UGM, Rabu (11/10).

Cak Imin memastikan dalam kasus penganiyaan hingga berujung tewasnya korban, PKB berpihak kepada korban. Salah satu bukti keberpihakan pada korban ini adalah PKB memutuskan untuk menonaktifkan Edward Tannur.

Baca Juga:

Anaknya Aniaya Pacar hingga Tewas, Edward Tannur Minta Maaf

"PKB pada posisi berpihak pada korban. Ini membuktikan PKB tidak berpihak pada pelaku. PKB berpihak pada korban sehingga kita nonaktifkan (Edward Tannur)," ucap Cak Imin.

Cak Imin menambahkan pihaknya akan menjalin komunikasi dengan keluarga korban. Termasuk berkomunikasi apakah keluarga korban membutuhkan bantuan dari PKB terkait advokasi kasus.

"(Bantuan advokasi keluarga korban), kalau dibutuhkan kami siap. Kami belum komunikasi dengan keluarga korban tapi intinya nanti akan ada tentu komunikasi berikutnya. Keluarga korban minta bantuan apa kita siap," tutup Cak Imin. (MP/Cahyo)

Baca Juga:

PKB Nonaktifkan Edward Tannur dari Komisi IV DPR Buntut Anaknya Aniaya Pacar hingga Tewas

#Muhaimin Iskandar #PKB #Penganiayaan #Anggota DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
PKB Sebut Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
PT enam persen merupakan titik keseimbangan antara kebutuhan penyederhanaan sistem kepartaian di DPR dan kewajiban mempertahankan proporsionalitas representasi politik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
PKB Sebut  Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
Indonesia
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Di atas kertas, angka 5 persen diprediksikan akan menghasilkan tujuh sampai delapan partai politik di parlemen, tidak jauh berbeda saat penerapan PT 4 persen seperti Pemilu 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan ormas dalam kasus kematian Bambang Setiyawan di Pejompongan dan minta publik setop beropini.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Bagikan