Teknologi

ByteDance Jual TikTok ke AS tanpa Algoritma?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 14 September 2020
ByteDance Jual TikTok ke AS tanpa Algoritma?

ByteDance dikabarkan tak akan jual Algoritma TikTok (Foto: anadoluagency)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BYTEDANCE, perusahaan induk TikTok yang berbasis di Beijing, kabarnya tidak akan menjual atau mentransfer algoritma TikTok dalam kesepakatan penjualan atau divestasi apapun.

Sumber anonim mengatakan, ByteDance telah memberi tahu otoritas AS dan calon pembeli soal kebijakan tersebut. Nantinya pemilik baru TikTok harus mengembangkan algoritmanya sendiri.

Baca Juga:

5 Tarian TikTok yang Viral di Sosial Media, Cocok untuk Seru-Seruan!

ByteDance dikabarkan akan mengikuti aturan ekspor baru di Tiongkok (Foto: Search engine journal)

"ByteDance tidak akan membagikan kode sumber kepada pembeli AS mana pun. Tetapi tim teknologi TikTok di AS bisa mengembangkan algoritma baru," tambahnya.

Sumber itu menjelaskan syarat penjualan TikTok tanpa algoritma kini menjadi dasar untuk setiap diskusi penjualan, atau restrukturasi TikTok. Menyusul diperkenalkannya aturan kontrol ekspor baru di Tiongkok.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Tiongkok memperbarui aturan ekspor, di mana mengharuskan perusahaan untuk mendapatkan izin resmi, bila ingin menjual teknologi seperti algoritma TikTok pada perusahaan asing. ByteDance mengatakan akan menuruti regulasi tersebut.

Pemerintah Tiongkok pun dikabarkan akan mendukung kebijakan ByteDance untuk tak menjual algoritma TikTok. Terkait hal itu, seorang sumber dari pemerintah yang terlibat dalam meregulasi TikTok, beberapa waktu lalu menjelaskan ByteDance boleh menjual seluruh bagian TikTok tapi tidak algoritmanya.

Baca Juga:

Diputar Dimana-mana, 5 Lagu TikTok Ini Selalu Terngiang di Kepala

Tiongkok memiliki aturan ekspor baru (Foto: theverge)

Sumber yang cukup familiar dengan teknologi itu, mengatakan bahwa ByteDance menggunakan sumber kode yang sama untuk TikTok di semua negara. Namun dengan modifikasi untuk pasar yang berbeda.

"Secara teori, tim Amerika Serikat bisa menyalin algoritmanya, namun akan memakan waktu bagi pengguna, untuk terbiasa menggunakan algoritma salinan" jelas sumber itu.

Lebih lanjut sumber tersebut menjelaskan dengan kompetisi antar aplikasi serupa semakin panas, akan sulit menyusul bila kalian membutuhkan waktu tambahan.

Algoritma sendiri berfungsi untuk memberikan rekomendasi dan menampilkan video. Dengan kata lain, Algoritma ialah sebuah rahasia yang membuat pengguna TikTok betah berlama-lama menggunakan aplikasi, lantaran terus menampilkan konten-konten baru.

Baca Juga:

3 Produk Kecantikan yang Viral di TikTok

tiktok
ByteDance boleh menjual seluruh bagian TikTok tapi tidak algoritmanya. (Foto: The Indian Express)

Sedikit informasi, dengan aturan kontrol ekspor barunya, Tiongkok menunjukan bahwa mereka bisa memengaruhi hasil kesepakatan dalan kasus TikTok dan AS serta yang sejenis.

Penjualan teknologi sensitif Tiongkok manapun seperti dorongan informasi yang dipersonalisasi berdasarkan analisis data, harus mengajukan permohonan ke otoritas perdagangan tingkat provinsi, yang memiliki waktu kerja hingga 30 hari kerja untuk menyetujui kesepakatan.

Bila garus besar kesepakatan disetujui, perusahaan bisa memulai 'negosiasi substantif' dengan importir potensial dari teknologi yang dibatasi.

Setelah itu, perusahaan harus menyerahkan kontrak apapun untuk ditinjau pada otoritas perdagangan, yang memiliki waktu 15 hari kerja untuk membuat keputusan. Bila disetujui, sertifikat lisensi ekspor teknologi akan dikeluarkan.

Proses persetujuan bisa lebih singkat lantaran pemerintah daerah telah bekerja untuk menyederhanakan prosedur. Diperlukan 19 hari kerja untuk mendapatkan sertifikat lisensi ekspor di Beijing setelah dokumen yang diperlukan diajukan, menurut biro perdagangan kota. (Ryn)

Baca juga:

Tiongkok Lebih Pilih TikTok Ditutup Daripada Dijual ke AS

#Teknologi #TikTok #Aplikasi TikTok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
iPhone 18 standar diperkirakan membawa desain kamera belakang lebih lebar. HP ini kemungkinan meluncur 2027?
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
Tekno
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Redmi K100 bakal meluncur dengan baterai 10.000mAh. HP ini kabarnya bakal debut 27 Oktober 2026.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Olahraga
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
POCO X8s segera meluncur usai mengantongi sertifikasi NBTC Thailand. HP ini membawa Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Biaya perbaikan iPhone Duo bisa menembus Rp 28 juta. Harga resmi ini baru saja dirilis di India.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Tekno
Perdiksi Harga iPhone Duo di Indonesia
Berdasarkan estimasi yang beredar, iPhone Duo diperkirakan dibanderol mulai Rp 34.999.000 hingga Rp 48 juta.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Perdiksi Harga iPhone Duo di Indonesia
Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Tekno
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
HyperOS 4 kini resmi meluncur di China. Update tersebut membawa sejumlah perubahan baru di fiturnya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
Tekno
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 kini mulai bocor di internet. HP itu kabarnya mengusung kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
Bagikan