Merahputih.com - Beberapa buruh dari luar daerah nampak kecewa saat merayakan May Day 2019 di Ibu Kota. Pasalnya, dalam aksi May Day tahun ini mereka hanya boleh melakukan aksi di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha alias Patung Kuda Indosat karena polisi melakukan penyekatan dengan kawat berduri sehingga mereka tak bisa mendekat ke depan Istana Negara.
Sedikit dari mereka yang kecewa adalah pasangan sahabat Read (23) dan Wawan (25). Buruh dari Elemen KOMSAT ini datang jauh-jauh dari Semarang sengaja ingin merayakan Hari Buruh Internasional bersama buruh lain.
Namun, mereka kecewa tidak bisa mendekat hingga ke kawasan Taman Pandang Monas depan Istana Negara tempat bisa menyampaikan pendapat. Padahal, tahun sebelumnya perayaan boleh dilakukan sampai kawasan Taman Pandang.
"Ya kecewa toh. Kita sengaja jauh-jauh dari Semarang," kata Wawan di kawasan Patung Kuda Indosat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/5)
Wawan bercerita dia dan sahabatnya, Read menempuh perjalanan selama hampir 12 jam lamanya dengan menggunakan bus yang sengaja disewa. Pergi pukul 18.00 WIB sore kemarin, Selasa 30 April 2019 mereka tiba pukul 06.00 WIB tadi pagi di Ibu Kota.
Read menambahkan, setibanya di Jakarta, dia dan massa KOMSAT beristirahat sejenak di kawasan Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sedikit bebenah, mereka langsung longmarch ke kawasan Patung Kuda Indosat.
Tapi, setibanya di sana, rasa kecewa yang didapat karena tak boleh mendekat ke Taman Pandang depan Istana Negara hingga akhirnya tak bisa melihat bagian depan Istana Negara. Padahal, mereka baru pertama kali ini ke Jakarta.
"Tapi tidak apalah. Sekalian jalan-jalan. Hari Buruh Internasional kita harus happy," kata Read menambahkan.
Selepas hari ini, Read dan Wawan akan langsung bertolak kembali ke Semarang. Pasalnya, mereka harus kembali menjalani pekerjaan pada esok hari.
Pihak kantor mereka sendiri tidak melarang mereka ikut merayakan aksi hari ini di Ibu Kota. Dia menegaskan, dalam perayaan May Day 2019 ini mereka tetap menuntut dihapusnya PP 78 tahun 2015 yang memberatkan buruh. (Knu)