Buruh Ungkap Alasan May Day Tahun ini Paling Mengecewakan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 01 Mei 2019
Buruh Ungkap Alasan May Day Tahun ini Paling Mengecewakan

Polisi berjaga didepan buruh (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Beberapa buruh dari luar daerah nampak kecewa saat merayakan May Day 2019 di Ibu Kota. Pasalnya, dalam aksi May Day tahun ini mereka hanya boleh melakukan aksi di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha alias Patung Kuda Indosat karena polisi melakukan penyekatan dengan kawat berduri sehingga mereka tak bisa mendekat ke depan Istana Negara.

Sedikit dari mereka yang kecewa adalah pasangan sahabat Read (23) dan Wawan (25). Buruh dari Elemen KOMSAT ini datang jauh-jauh dari Semarang sengaja ingin merayakan Hari Buruh Internasional bersama buruh lain.

Namun, mereka kecewa tidak bisa mendekat hingga ke kawasan Taman Pandang Monas depan Istana Negara tempat bisa menyampaikan pendapat. Padahal, tahun sebelumnya perayaan boleh dilakukan sampai kawasan Taman Pandang.

"Ya kecewa toh. Kita sengaja jauh-jauh dari Semarang," kata Wawan di kawasan Patung Kuda Indosat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/5)

Aksi Demo buruh 2019 (MP/Kanugraha)

Wawan bercerita dia dan sahabatnya, Read menempuh perjalanan selama hampir 12 jam lamanya dengan menggunakan bus yang sengaja disewa. Pergi pukul 18.00 WIB sore kemarin, Selasa 30 April 2019 mereka tiba pukul 06.00 WIB tadi pagi di Ibu Kota.

Read menambahkan, setibanya di Jakarta, dia dan massa KOMSAT beristirahat sejenak di kawasan Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sedikit bebenah, mereka langsung longmarch ke kawasan Patung Kuda Indosat.

Tapi, setibanya di sana, rasa kecewa yang didapat karena tak boleh mendekat ke Taman Pandang depan Istana Negara hingga akhirnya tak bisa melihat bagian depan Istana Negara. Padahal, mereka baru pertama kali ini ke Jakarta.

buruh
Buruh berorasi di depan pejagaan polisi (MP/Kanugraha)

"Tapi tidak apalah. Sekalian jalan-jalan. Hari Buruh Internasional kita harus happy," kata Read menambahkan.

Selepas hari ini, Read dan Wawan akan langsung bertolak kembali ke Semarang. Pasalnya, mereka harus kembali menjalani pekerjaan pada esok hari.

Pihak kantor mereka sendiri tidak melarang mereka ikut merayakan aksi hari ini di Ibu Kota. Dia menegaskan, dalam perayaan May Day 2019 ini mereka tetap menuntut dihapusnya PP 78 tahun 2015 yang memberatkan buruh. (Knu)

#May Day #Hari Buruh Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Cegah Upaya Penyusupan yang Ingin Buat Rusuh saat May Day 2026
Polda Metro Jaya mengedepankan pelayanan pengamanan yang humanis, persuasif, dan edukatif.
Dwi Astarini - Sabtu, 02 Mei 2026
Polda Metro Jaya Cegah Upaya Penyusupan yang Ingin Buat Rusuh saat May Day 2026
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Berita Foto
Efek Rumah Kaca Gebrak Panggung Hari Buruh Internasional 2026 di depan Gedung DPR
Vocalis Efek Rumah Kaca, Cholil dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jum'at (1/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 01 Mei 2026
Efek Rumah Kaca Gebrak Panggung Hari Buruh Internasional 2026 di depan Gedung DPR
Indonesia
May Day 2026: Iwakum Soroti Upah dan Ketidakpastian Kerja Jurnalis
Iwakum menyoroti rendahnya upah dan ketidakpastian kerja jurnalis di tengah disrupsi AI pada momentum Hari Buruh 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
May Day 2026: Iwakum Soroti Upah dan Ketidakpastian Kerja Jurnalis
Indonesia
Prabowo: Saya Tak Rela Negara Dirampok, Sudah Berkali-kali Pertaruhkan Nyawa
Prabowo Subianto mengaku telah berkali-kali mempertaruhkan nyawa untuk Indonesia dan menyoroti praktik elite yang mencuri uang rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Prabowo: Saya Tak Rela Negara Dirampok, Sudah Berkali-kali Pertaruhkan Nyawa
ShowBiz
6 Lagu Indonesia yang Mewakili Suara Buruh, dari Marjinal hingga Iwan Fals
Simak 6 lagu Indonesia yang menggambarkan perjuangan buruh, mulai dari Buruh Tani hingga Metropolutan. Cocok untuk peringatan Hari Buruh.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
6 Lagu Indonesia yang Mewakili Suara Buruh, dari Marjinal hingga Iwan Fals
Bagikan